Berita UtamaMetropolis
Trending

Stok Darah Menyusut

Wabah Corona Pengaruhi Jumlah Pendonor

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Stok darah di Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi menipis. Hal ini disebabkan menurunnya jumlah pendonor. Dalam satu hari, tidak lebih dari 15 kantong darah yang dikumpulkan oleh PMI Kota Bekasi.

Seperti terjadi Rabu (25/3), pendonor suka rela hanya delapan orang yang datang. Sebagian besar pendonor keluarga. Mereka adalah anggota keluarga dari pasien yang membutuhkan transfusi darah, ketika stok tidak mencukupi. Pola ini sementara dipakai oleh PMI, yakni meminta anggota keluarga dengan golongan darah yang sama untuk mendonorkan darahnya bagi pasien.

“Yang datang sukarela hanya delapan orang,” terang Bagian Perekrutan Pelayanan Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Kota Bekasi, Liza Nodya Chintadini, Rabu (25/3) dikantor PMI Kota Bekasi.

Stok darah di kantor UTD PMI Kota Bekasi saat ini hanya tersisa 2 kantong untuk golongan darah A, 4 kantong untuk golongan darah B, 7 kantong untuk golongan darah O, dan 17 kantong untuk golongan darah AB. Jumlah persediaan kantong darah saat ini sangat timpang dengan kebutuhan darah perhari yang harus disalurkan sebanyak 100 hingga 200 kantong darah.

Kondisi ini didorong oleh himbauan pemerintah untuk tidak keluar rumah, sehingga pendonor rutin saat ini memilih untuk menjaga diri tidak keluar rumah. Kondisi ini dinilai lebih parah dibandingkan dengan persediaan darah saat bulan Ramadan. Ditambah saat ini gerak PMI dan pendonor lebih terbatas menyusul adanya wabah virus Covid-19.

Disamping itu, instansi yang sudah dijadwalkan untuk menggelar donor darah bulan ini juga 50 persen melakukan pembatalan. Dari total 30 instansi yang sudah dijadwalkan, 17 diantaranya membatalkan donor darahnya.

“Jadi masih ada beberapa yang mau, karena mereka paham bahwa melalui donor darah itu tidak bisa menularkan corona, dan salah satunya membuat imun kita lebih tinggi,” tukasnya.

Kebutuhan darah saat ini sama saja dengan kebutuhan sehari-harinya, hanya saja jumlah pendonor menurun drastis. Untuk tetap memenuhi kebutuhan darah, jam kerja PMI Kota Bekasi diperpanjang mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 22.15 WIB.

Galeri PMI Kota Bekasi di Mall Metropolitan tetap dibuka meskipun situasi pengunjung saat ini sepi. Mobil donor juga tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan darah. Sementara, pemeriksaan kepada calon pendonor dilakukan lebih ketat, mulai dari penyemprotan disinfektan di lokasi donor, pengukuran suhu, pemeriksaan riwayat kesehatan pendonor, hingga cuci lengan sebelum dan sesudah donor. (sur)

Tags
Close