Bisnis

Amatil Indonesia-Kemenaker Kolaborasi Program Pengembangan Kapabilitas Tenaga Kerja

ILUSTRASI: Coca-Cola Amatil Indonesia melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) CCAI yang terbaru untuk tahun 2020-2022. Foto: Amatil Indonesia

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Coca-Cola Amatil Indonesia melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) CCAI yang terbaru untuk tahun 2020-2022. Proses pembaruan PKB tersebut merupakan bentuk komitmen CCAI untuk terus melindungi kesejahteraan karyawan dan mengedepankan hak asasi manusia melalui penyediaan pekerjaan, serta memberikan layanan kesehatan dan sosial yang memadai.

Penandatanganan turut disaksikan oleh Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Peraturan Perusahaan (PP) dan PKB Kementerian Ketenagakerjaan Wiwik Wisnu Murti yang menyambut baik implementasi hak asasi manusia di seluruh organisasi dan serikat sebagai bagian integrasi organisasi. Dalam kesempatan itu, Wiwik mengapresiasi, usaha Amatil Indonesia yang telah melibatkan karyawan dalam pembuatan Perjanjian Kerja Bersama ini.

“Kami harap perjanjian tersebut dapat digunakan sebagai acuan bekerja sehari-hari,” ujar Wiwik.

Selain itu, diharapkan inisiatif Amatil Indonesia dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya dalam mendukung upaya pemerintah untuk mencapai target PKB Industry 4.0 sebanyak 15.000 PKB yang tentunya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan dan meningkatkan produktivitas.

Presiden Direktur CCAI Kadir Gunduz menyampaikan, Coca-Cola Amatil Indonesia telah beroperasi dan menciptakan sejarah yang luar biasa sejak 1992. “Bisnis kami tidak dapat terus tumbuh bersama dengan Indonesia tanpa dukungan, dedikasi, dan kerja keras dari karyawan kami – yang telah dan akan terus menjadi jantung dari kesuksesan Amatil Indonesia,” ujar Kadir.

Lebih lanjut dikatakannya, selama beberapa tahun terakhir pihaknya telah membangun berbagai akademi di bawah naungan CCAI Academy untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kepemimpinan dari tiap fungsi perusahaan.

“Kami telah mengembangkan suatu kerangka pembelajaran yang mudah untuk direplika dan berkelanjutan untuk pertumbuhan kami di hari ini dan masa depan,” imbuhnya.

Setelah meresmikan beberapa investasi infrastruktur selama beberapa tahun terakhir, seperti lini produksi dan mega distribution center, Amatil Indonesia juga berinvestasi dalam berbagai pengembangan kapabilitas karyawan melalui CCAI Academy. Dikembangkan dengan visi membawa manfaat positif bagi masyarakat, CCAI Academy terdiri dari program pengembangan kapabilitas yang komprehensif untuk memperlengkapi ribuan karyawan Amatil Indonesia dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat bagi pengembangan karir mereka saat ini dan di masa depan.

CCAI Academy dibangun berlandaskan Safety and Governance (Keamanan dan Tata Kelola) yang membawahi tiga pilar kapabilitas. Yaitu, pertama; Fungsional dan Teknis – meliputi Occupational Health & Safety, Sales General Trade, Sales Modern Trade, Manufaktur, Logistik, Cold Drink Equipment and Services, Human Resource, Finance, Public Affairs-Communications and Information-Technology; kedua; Kepemimpinan – ditujukan bagi supervisor, junior manager, manajerial level menengah dan program kepemimpinan bagi karyawan perempuan; dan ketiga; Talenta – pilar ini ditujukan untuk mempersiapkan para lulusan pascasarjana dan karyawan yang berperforma tinggi menjadi calon pemimpin masa depan di organisasi CCAI.

Melalui berbagai metode pelatihan termasuk pelatihan di dalam kelas dan online, hingga tahun 2020 Amatil Indonesia berhasil mencapai lebih dari 76.000 hari pelatihan, dua kali lipat jumlah yang dicapai perusahaan pada tahun 2017.

“Melalui 11 Akademi di bawah naungan CCAI Academy, kami berharap bahwa program pelatihan komprehensif ini dapat memberikan manfaat yang baik tidak hanya untuk karyawan tetapi juga bagi masyarakat,” pungkas Kadir. (oke)

Related Articles

Back to top button