Berita UtamaPolitik
Trending

PAN Yakin Amien Rais Tak Bentuk Partai Baru

RADARBEKASI.ID, BEKASI – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bekasi yakin bahwa Pendiri PAN, Amien Rais tidak akan membentuk partai baru pascakongres.

Sekretaris DPD PAN Kabupaten Bekasi, Roy Kamarulah menganggap wacana pembentukan partai sebagai hal yang biasa dalam dinamika partai. Namun, hal tersebut tidak akan terjadi, Karena, kedua anak Amien Rais masuk dalam kepengurusan DPP PAN sebagai wakil ketua umum.

“Itu wacana. Kalau saya enggak yakin itu terjadi. Amin Rais ini profesornya politik, tidak mungkin beliau mengasuh dua anak (parpol). Ini biasa namanya politik gonjang ganjing pascakongres,” ujarnya saat dihubungi Radar Bekasi, Senin (30/03).

Roy yakin, wacana ini dilempar orang-orang yang tidak terakomodir untuk masuk dalam kepengurusan partai. “Kan kepengurusan di Dpp itu jumlahnya terbatas. Tidak semua terakomodir,” ucapnya.

Dia pun yakin tidak ada DPD atau DPW PAN di Indonesia yang mendukung wacana tersebut. “Ini hanya sempal-sempalan saja yang ada di luar kepengurusan karena tidak puas hasil kongres. Itu mah biasa,” bebernya.

Persoalan seperti ini, kata dia, sudah sempat terjadi di internal PAN dengan adanya pembentukan Partai Matahari Bangsa (PMB). Namun kata Roy, kenyataannya sampai sekarang tidak ada.

“Pak Amien emang mau malu kalau dilahirkan partai baru tiba-tiba tidak lolos ?. Kan malu. Mendingan tidak usah bikin. Bikin partai ini bukan sekedar bikin ormas, ada ukurannya, ada verifikasi ilimiahnya. Dulu pernah ada yang namanya Partai Matahari Bangsa (PMB), nyatanya cuma begitu aja,” ungkapnya.

Dalam kepengurusan DPP PAN periode 2020-2025 ini memang Amien tidak masuk ke dalam struktur. Hal tersebut karena pengurus PAN menganggap Amien sebagai bapak bangsa kelasnya.

“Jadi kalau beliau mau bicara apa pun tidak terkait dengan satu komunitas lagi. Tapi bicara atas nama bapa bangsa. Justru kita memberikan keleluasaan buat beliau agar lebih bagus lagi untuk memberikan masukan,” jelasnya.

Sebelumnya, Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rasis angkat bicara mengenai adanya wacana partai berlogo matahari ini membantuk partai baru dengan nama PAN Reformasi. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan PAN Reformasi bisa terbentuk. Hal ini jika tidak ada solusi yang didapat dengan kepemimpinan PAN di bawah komando Zulkifli Hasan.

‎”Kalau itu salah satu solusi bagi PAN, kita semua bentuk PAN Reformasi kenapa tidak. Bisa saya pertimbangkan,” ujar Amien Rais kepada wartawan, Sabtu (14/3).

Oleh sebab itu, Amien Rais bisa mempertimbangan usulan yang ada. Hal itu karena Amien Rais merespons apirasi dari bawah untuk membentuk PAN Reformasi. “Nanti bisa saya umumkan ketika sudah tepat. Melihat keadaan bahwa kemungkinan dan Insya Allah akan muncul PAN Reformasi‎,” katanya.

Amien Rais membenarkan dirinya tidak diundang atau membicarakan kepengurusan PAN yang baru di bawah ketua umum Zulkifli Hasan. Bahkan Amien merasa kaget kita Zulkifli Hasan mengundang para ketua umum partai untuk hadir di pelantikan kepengurusan PAN periode 2020-2025.

Oleh sebab itu, dengan mengundang dan sowan Zulkifli Hasan ke para ketua umum partai politik, maka Amien sudah bisa menebak bahwa PAN ingin menjadi bagian dari kekuasan. Atau ingin bergabung dengan koalisi.

‎”Ini langsung saya bisa menebak PAN ini akan dijadikan kendaraan untuk memenuhi masya Allah ambisi politik yang berlebihan dari para pendiri PAN itu. Hampir bisa dipastikan ujung-ujungnya agar dapat secuil kekuasaan,” ungkapnya.

Dia menuga jika PAN akan bergabung dengan kekuasaan. Maka PAN akan terpuruk di 2024 mendatang. Salah satu contoh pemilih akan meninggalkan PAN. Atau PAN tidak lolos ambang batas parlemen. “Tapi risikonya PAN tidak akan lulus pairlamantary thersolhd‎ sebesar 7 persen misalnya,” katanya.

Amien menyarankan agar PAN berdiri sendiri dan tidak bergabung dengan kekuasaan. Sehingga nantinya PAN bisa besar dan menjadi pemenang di Pemilu 2024 mendatang.

“Yang penting PAN bermartabat, berdiri di atas kaki sendiri. Kita siapkan betul untuk 2024. Saya yakin PAN bisa besar kembali tapi caranya yak‎inkan ke pemilih kita ini bahwa PAN akan berubah lebih bagus lagi, pan akan dijadikan tumpuan bagi anak bangsa,” ungkapnya.

“Tapi jangan lantas hanya PAN saya jadi bangkrut. Hampir tidak mungkin lolos theshold, ada eksodus masal dari para pemilih kita. Mencari partai lain. Good bye,” tambahnya.(pra/jpc)

Related Articles

Back to top button