Berita UtamaCikarang
Trending

Stok Kebutuhan Pokok di Pasar Cibitung masih Aman

Jumlah Pengunjung Turun 40 Persen

BONGKAR MUATAN: Sebuah truk membongkar muatan sayur di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (31/3). Penerapan pembatsan jarak di pasar itu masih minim. ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejak mewabah-nya Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE)  agar selalu menghindari keramaian dan menjaga jarak, khusus-nya masyarakat dan pedagang di Pasar Induk Cibitung.

Namun Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Cibitung, Eman Suherman mengaku kesulitan untuk menerapkan-nya di pasar. Termasuk  mencuci tangan menggunakan sabun saat akan mau masuk ke dalam pasar.

“Setiap hari kami lakukan sosialisasi di dampingi anggota kepolisian. Agar masyarakat yang mau masuk ke pasar terlebih dahulu mencuci tangan di tempat-tempat yang sudah disediakan. Ada 21 tempat untuk mencuci tangan yang sudah kami siapkan,” kata Eman saat dihubungi Radar Bekasi, Selasa (31/3).

Selain mencuci tangan, tambah Eman, pihaknya juga meminta para pedagang menjaga jarak dengan pembeli, dan harus menggunakan alat pelindung diri seperti masker maupun sarung tangan.

“Memang butuh kesabaran untuk menyampaikan-nya ke para pedagang, begitu juga ke pembeli. Apa lagi di pasar, kami sudah sampaikan agar tidak kumpul, namun tetap saja mereka berkumpul,” sesalnya.

Pasca merebaknya wabah Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Eman mengaku, jumlah pembeli mengalami penurunan hingga 40 persen. Akan tetapi, dia tidak bisa menjelaskan secara detail penurunan itu dari penjualan apa saja.

“Kalau yang belanja disini itu 1×24 jam, jadi orang (pembeli) berdatangan tidak sekaligus. Intinya ada penurunan 40 persen,” terang Eman.

Kendati demikian, Eman memastikan, sampai saat ini harga sayur-mayur dan harga kebutuhan pokok yang lain masih terbilang stabil.

“Kalau stok barang tergantung permintaan. Misalkan permintaan-nya sedikit, pasokan-nya juga sedikit. Tapi yang pasti untuk harga-harga masih stabil, begitu juga pasokan barang juga masih lancar,” terang Eman. (pra)

Related Articles

Back to top button