Metropolis

Warga Komplek Elit Masuk Daftar Penerima Bansos

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dari sebaran daftar bantuan sosial (Bansos) Kota Bekasi, terdapat beberapa nama penerima yang tinggal di komplek elit, kawasan Perumahan Kemang Pratama 2, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Terkait hal itu, Pemerintah Kota Bekasi akan melihat lebih detail status keluarga yang tinggal di kawasan tersebut.

Beberapa waktu ini, daftar penerima Bansos tengah menjadi perbincanga publik. Bahkan, beberapa warga penerima Bansos dengan sadar diri telah mengembalikan Bansos dan memberikannya kepada tetangga terdekat atau keluarga yang dianggap lebih membutuhkan.

Data yang telah dihimpun sebagai penerima Bansos ini disebut akan terus diupdate. Jika itu merupakan data lawas. Pemerintah Kota Bekasi akan mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini, sepanjang kondisi ekonomi warga yang bersangkutan masih dinilai layak menerima, Bansos tetap diberikan.

“Iya kalau dia di Kemang Pratama kontrak atau memang di Kemang Pratama yang di regency, kalau yang biasa mah sama atuh. Terus seumpamanya dia putus kerja, sama saja,” ungkap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Selasa (21/4).

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan bahwa Bansos ini tidak semua warga Kota Bekasi bisa mendapatkannya, melainkan melihat kondisi ekonomi sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Kriteria yang dimaksud diantaranya putus kerja, mengalami kesulitan ekonomi akibat penurunan daya beli seperti pedagang atau pelaku usaha mikro, sopir angkot, pekerja hotel, total ada enam indikator.

Dicontohkan, dari 100 data yang disetorkan oleh RT, tidak semua mendapatkannya, bisa saja setelah diverifikasi kurang dari 100 nama yang telah diserahkan. Pendataan awal oleh RT ini diyakini sebagai orang yang paling mengetahui kondisi warganya.

“Ya mbok kalau yang nggak bener ya sama-sama diperbaiki. Jadi kalau ada RT RW ngelambung kemana-mana berarti RT RW itu tidak paham dengan kondisi  dan norma aturan yang kita bikin,” lanjut Rahmat.

Tahap pertama pembagian Bansos ini berlangsung hingga 30 April mendatang. Total anggaran yang disediakan untuk tahap pertama ini sekira Rp 21 miliar. Rahmat juga mengingatkan bahwa Bansos ini diserahkan secara bertahap, sehingga tidak semua warga mendapatkannya serempak. Pengurus RT dan RW diminta untuk menyerahkan Bansos yang telah terdistribusi berapapun jumlahnya sementara ini kepada warganya. (sur)

Related Articles

Back to top button