Metropolis

Ratusan Karyawan Kena PHK

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ratusan karyawan terkena Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) di wilayah Kota Bekasi. Mereka mayoritas di PHK akibat efisiensi yang dilakukan oleh perusahaan.

Berdasarkan catatan Disnaker, ada 601 karyawan yang terkena PHK, total 130 karyawan yang teridentifikasi terdampak langsung situasi pandemi Covid-19. Terdiri dari 50 perusahan di Kota Bekasi.

“Jadi kalau misalnya berdasarkan Covid-19 itu sendiri, di Kota Bekasi itu ada 130an yang betul-betul situasi covid, itu data sampai tanggal 24 April dari perusahaan yang menyampaikan laporannya,” terang Kepala Disnaker Kota Bekasi, Ika Indah Yarti, Senin (27/4).

Selebihnya, sebanyak 470 karyawan yang terkena PHK dilaporkan perusahaan sudah mengalami kendala sejak dua tahun sebelumnya. Meskipun kondisi perusahaan yang bersangkutan memuncak di bulan Covid-19, tetap diklasifikasikan bukan dampak dari Covid-19, melainkan situasi perusahaan yang sudah tidak sehat sejak lama.

“429 dan 36 orang memang sebelumnya perusahaannya sudah tidak sehat, sebelum Covid-19,” lanjut Ika.

Ika menjelaskan sebelum perusahaan memutuskan merumahkan karyawannya, terlebih dulu diusahakan menempuh perundingan antara manajemen perusahaan dengan karyawan atau organisasi pekerja yang ada di perusahaan tersebut.

Setiap perusahaan diminta untuk tidak lantas begitu saja memutuskan untuk melakukan PHK karyawan.

Di waktu yang lain, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjelaskan dalam kondisi seperti ini tidak banyak yang bisa dilakukan. Ia meminta perusahaan lebih memprioritaskan penyesuaian jam kerja, tidak sampai memutuskan PHK.

“Makanya saya kemarin keliling ke beberapa perusahaan, tolong kalau bisa di shift-kan, jangan sampai terjadi PHK, 600 karyawan itu dari sekian ratus ribu (karyawan) yang ada (di Kota Bekasi),” singkatnya.

Iklim ekonomi ini disebut tidak hanya menimbulkan gejolak dalam perusahaan besar saja, sektor informal disebut lebih menimbulkan kesulitan dari sektor ekonomi. (sur)

Related Articles

Back to top button