Cikarang

BBWM Salurkan Bantuan di Masa Pandemi Covid-19

FOTO BERSAMA: Jajaran manajemen PT BBWM foto bersama dengan pengurus Rumah Tahfidz Al-Fithroh Indonesia usai melakukan penyemprotan disinfektan salah satu yayasan di Kabupaten Bekasi untuk mencegah penyebaran Covid-19. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Di masa tanggap darurat pandemi Covid-19, PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM), salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bekasi yang bergerak di bidang energi, minyak dan gas bumi, infrastruktur, industri, perdagangan dan jasa, memberikan bantuan kepada masyarakat.

Bantuan yang diberikan berupa Alat Pelindung Diri (APD), hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, dan pemberian sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Direktur Utama PT BBWM, Prananto Sukodjatmoko mengakui, sebuah perusahaan yang merupakan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, harus turut andil membantu masyarakat di tengah wabah Covid-19 ini.

“Paling tidak, kami bisa meringankan beban biaya hidup orang-orang yang terkena dampak akibat pandemi Covid -19. Selain itu juga dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang sudah mendunia ini, ” tuturnya.

Dijelaskan Prananto, program bantuan APD untuk petugas medis juga menjadi perhatian BBWM. Salah satu bantuan yang diberikan kepada petugas medis di Desa Sukawangi dan RSUD Kecamatan Sukawangi.

“Kami juga memberikan program logistik dan alat kebersihan, seperti tong sampah yang didistribusikan kepada masyarkat melalui Kantor Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan,” kata Prananto.

Selain itu, pihaknya memberikan bantuan logistik berupa makanan kepada masyarakat di Desa Buni.

“Jadi, untuk pembagian bantuan logistik agar tepat sasaran, kami bekerja sama dengan pihak RSUD serta aparatur desa. Paling tidak tujuannya bisa meringankan beban masyarakat, ” ujar Prananto.

Untuk program penyemprotan disinfektan, tambah Prananto, pihaknya menyasar sarana prasana ibadah, seperti masjid, yayasan dan pondok pesantren.

“Kami berharap, masa pandemi ini segera berlalu, dan masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa. Dan yang terpenting, masyarakat dapat menjaga kebersihan serta membiasakan pola hidup sehat,” imbuh Prananto. (and/adv)

Related Articles

Back to top button