Pendidikan

Sekolah Belum Terima Akun

Radarbekasi.id -Sekolah tingkat SMP di Kota Bekasi belum menerima akun dari panitia PPDB tingkat SMA sederajat Dinas Pendidikan Jawa Barat. Padahal dalam juknis PPDB, jadwalnya dilakukan pada Rabu (13/5).

“Belum pembagian akun kita masih menunggu sosialisasi yang akan diadakan oleh MKKS SMP, bersama MKKS SMA dan SMK,” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Kota Bekasi Samsul, kepada Radar Bekasi, Kamis (15/5).

Berdasarkan data yang dihimpun Disdik, terdapat 280 sekolah baik negeri maupun swasta di Kota Bekasi yang belum menerima akun. Rinciannya, 49 sekolah negeri dan 231 sekolah swasta. Akun itu berfungsi untuk proses pendaftaran, mulai dari penyerahan berkas persyaratan PPDB secara daring.

Setelah mendapat akun, calon siswa mengunggah berkas persyaratan pendaftaran dengan akun tersebut ke laman http://pendaftar.ppdb.disdik.jabarprov.go.id. Jadwal proses ini berlangsung pada 14-30 Mei 2020.

Sementara, Kepala SMPN 12 Kota Bekasi Sungkawati mengaku belum menerima akun tersebut. “Untuk akun PPDB kita juga belum menerima, mungkin pada saat sosialisasi nanti akun tersebut juga akan disampaikan kepada masing-masing sekolah tingkat SMP di Kota Bekasi,” katanya.

Juknis PPDB Belum Keluar
Sementara itu, juknis PPDB tingkat SMP sederajat di Kabupaten Bekasi hingga kini belum keluar. Kepala Seksi Kelembagaan Disdik Kabupaten Bekasi Rukmin menjelaskan, juknis belum keluar karena masih dalam pembahasan di tingkat pemerintah daerah dan baru sampai pada pengkajian hukum.

Menurutnya, PPDB SMP akan dibuka pada 16 Juni 2020 dilakukan secara daring. Oleh karena itu, pihaknya berupaya juknis dapat keluar secepatnya sehingga bisa langsung di sosialisasikan ke sekolah.

“Kita berharap juknis tidak keluar pada 16 Juni. Kalau bisa, maksimalnya di 10 Juni. Kita berharap lebih cepat,” ujarnya.

Sosialisasi akan dillakukan di 118 SMP, empat diantaranya sekolah baru yang berada di beberapa kecamatan di Kabupaten Bekasi. Adapun sekolah baru berada di Cikarang Utara 2, Babelan 1, Cikarang Barat 3, Kedungwaringin 1, Setu 1, Bojongmangu 3, Cibitung 1, Tambun Selatan 2 dan Tambun Utara 1.

Meskipun juknis belum keluar, kata dia, berdasarkan pantauannya sekolah telah melakukan sejumlah persiapan. Yakni dengan membentuk panitia PPDB.

“Karena yang sudah jelas, bahwa penerimaan siswa baru tahun ini akan online (daring). Setiap sekolah, meski belum ada juknis, persiapan operator menjadi salah satu yang lebih awal ditempuh,” bebernya.

Wakil Kepala SMP 7 Tambun Selatan Mohamad Kasim mengakui bahwa persiapan PPDB daring sudah dilakukan. Meski diketahui, juknis PPDB masih dalam masa pembahsan.

Namun, kata dia, pada masa PPDB daring yang paling berperan adalah operator sekolah yang nanti akan menginput data. “Kita memang melakukan persiapan, dan mulai merancang. Namun, kita masih bingung soal perator. Yang tetap harus menunggu Juknis. Karena belum ada bimbingan khusus. Apakah nanti akan sama seperti dulu atau tidak. Ini, sebaiknya dipersiapkan lebih dini, biar kesiapannya lebih matang,” tukasnya. (dan)

Related Articles

Back to top button