Pendidikan

Sekolah di Wilayah Pelosok Butuh Perhatian

Radarbekasi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bekasi) mesti memberikan perhatian serius bagi sekolah dasar (SD) yang berada di wilayah pelosok.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SD Kabupaten Bekasi mengatakan, pelajar sekolah dasar perlu perhatian lebih dari pemerintah setempat. Ada beberapa hal yang menjadi catatan, kata Ace.

Pertama kaitannya dengan siswa pelosok yang tidak memiliki alat komunikasi dan sulitnya sinyal telekomunikasi. Kedua, berkenaan dengan rencana penerimaan siswa baru berbasis daring. Dimana, masih ada sekolah yang akan kesulitan untuk menerapkan sistem tersebut.

“Ada banyak yang sekiranya perlu dicermati secara serius oleh pemerintah daerah. Di massa pandemi ini siswa belajar di rumah. Tapi masih banyak yang belum memiliki handphone, juga masih banyak yang tidak terjangkau sinyal,” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Senin (18/5).

Ace berharap agar sekolah yang berada di pelosok Kabupaten Bekasi bisa menjadi perhatian serius. Dari hasil pendataanya, jumlah SD mencapai 700 lebih. Dari jumlah tersebut, 60 persen masih masuk kategori pelosok.

“Kalaupun nanti akan ada pendaftaran online. Internet tidak masuk dan jaringan susah. Sementara pendafaran sendiri diterapkan sistem online. Sangat sulit di erkiraan untuk sebuah sekolah dasar di daerah. Apalagi yang betul- betul masyarakat membutuhkan,” bebernya.

Ia menambahkan, untuk SD kategoi perkotaan tidak mengalami hambatan dalam proses kegiatan belajar mengajar pada massa pandemi Covid-19. Antaralain berada di Kecamatan Tambun Selatan, Cikarang Utara dan Cikarang Barat. Selebihnya, masih banyak sekolah dengan kategori pelosok, terutama wilayah Kecamatan Muara Gembong dan Bojongmangu.

Sementara itu, Kepala SDN Pasir Gombong O4 Cikarang Utara Odik Sodikin mengakui, akan masih banyaknya sekolah yang berada di pelosok. Mungkin kata dia, akan menemukan banyak tantangan pada massa pandemi Covid-19.

“Kalau kita alhamdulillah, proses belajar secara online bisa terus berjalan. Tidak ada hambatan,” katanya. (dan)

Related Articles

Back to top button