Metropolis

Program Keluarga Harapan Bantu Lansia

BUKU PKH: Ibu Manah (75) dan Anaknya Maryani (40) menunjukan Buku PKH saat mendapat kunjungan dari Kemensos RI. AHMAD PAIRUDZ/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Adanya Program Keluarga Harapan (PKH) dirasakan manfaatnya bagi penerima, diantaranya kalangan lanjut usia (Lansia) ditengah pandemi Covid-19.

Seperti yang dirasakan keluarga Manah (75) yang bisa memanfaatkan bantuan tersebut untuk biaya kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari.

”Alhamdulillah sih, sangat membantu sekali pas dapat PKH ini ya, sedikit meringankan beban gitu buat ibu saya, suatu saat nanti jika sakit atau apa ada tabungan,” ujar sang anak Maryani (40).

Terpisah, Menteri Sosial Juliari P Batubara ketika mengunjungi kediaman Ibu Manah, mengatakan, pemerintah menyiapkan jaring pengaman sosial untuk keluarga prasejahtera Indonesia, agar dapat menjaga daya beli mereka dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Kita sendiri hadir melalui PKH untuk lindungi keluarga prasejahtera dari Covid-19. Melalui PKH, pemerintah memberikan perlindungan sekaligus di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial,” ujarnya.

Bansos PKH pada masa pandemi Covid-19 ini telah disesuaikan untuk setiap komponen yakni ibu hamil dan anak usia 0-6 tahun menjadi sebesar Rp250 ribu per bulan. Anak SD menjadi sebesar Rp75 ribu per bulan, anak SMP menjadi sebesar Rp125 ribu per bulan, anak SMA menjadi sebesar Rp166 ribu per bulan, dan penyandang disabilitas berat serta lanjut usia 70 tahun ke atas menjadi sebesar Rp200 ribu per bulan.

“Pemerintah juga menaikkan jumlah KPM menjadi 10 juta KPM dari sebelumnya 9,2 juta KPM. Penambahan ini merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Pusat Data dan Informasi Kemensos (Pusdatin) dan bersumber dari data yang dimutakhirkan oleh setiap pemda di Indonesia,” pungkasnya. (pay/pms)

Related Articles

Back to top button