BEKACITIZENPendidikan

Bawa Tari Tradisional ke Mancanegara

Radarbekasi.id – Membawa seni tari tradisional ke mancanegara pernah dilakukan oleh Sindy Nanda Sari. Pada 2018, gadis berusia 17 tahun ini mewakili Indonesia tampil menari tradisional Nusa Tenggara Timur di Bejing, China.

Pelajar SMA Islam Assyafiiah 02 Kota Bekasi mengaku sangat bangga bisa tampil menari di luar negeri. Dengan begitu, dirinya telah berkontribusi memperkenalkan tarian tradisional ke mancanegera.

“Bisa menari di luar negeri menjadi pengalaman yang cukup berharga,” ungkap Sindy-begitu disapa.

Selain di luar negeri, ia juga pernah tampil menari di berbagai acara bergengsi. Antaralain pada saat pembukaan Asian Games 2018, Pawai Kongres Kebudayaan Indonesia 2018, serta HUT Bhayangkara 2019. Sindy mengaku bersyukur karena tak semua orang bisa mendapatkan kesempatan ini.

“Keaktifan aku mengikuti beberapa event untuk melatih kemampuan dan mendapatkan pengalaman baru,” ujarnya.

Tari bukan hal baru bagi anak bungsu dari tiga bersaudara ini. Kegiatan itu dipelajari saat masih TK. Sejak lima tahun, Sindy aktif bergabung di Sanggar Puspo Budoyo. Di sanggar itu, dirinya banyak belajar menari. Latihan rutin dilakukan 2 kali seminggu.

“Dengan menari aku bisa menyalurkan bakat,” katanya.

Selain melatih kelenturan tubuh, menari dapat mengontrol emosinya. Karena dengan menari dirinya bisa menyalurkan ekspresinya melalui gerakan tubuh.

Lewat menari, Sindy punya sejumlah harapan. Selain membanggakan kedua orang tua, juga bisa terus memperkenalkan tarian tradisional ke berbagai negara di dunia. Tak hanya itu, dirinya ingin berbagi ilmu menarinya ke generasi muda.

“Alhamdulillah keinginan aku cukup di support keluarga dan kerabat,” tukasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button