BekasiMetropolis

Pembukaan CFD Mundur

TERLANJUR DATANG: Warga Kota Bekasi terlihat mulai memadati area Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, yang biasa dijadikan lokasi pemberlakuan CFD, Minggu (21/6). Alasan kesiapan, agenda CFD diundur menjadi 5 Juli 2020. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Agenda Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bekasi, yang sebelumnya akan dibuka Minggu (21/6) mundur menjadi 5 Juli 2020.

Warga yang sudah terlanjur datang, dengan menggunakan sepeda hingga berjalan kaki, terlihat memadati jalan yang biasa digunakan sebagai lokasi CFD kemarin.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Enung Nurcholis  mengatakan, -pembukaan CFD di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, dipastikan baru dibuka 5 Juli mendatang.

Hal itu mengacu pada surat edaran Wali Kota Bekasi tentang pelaksanaan CFD pada tatanan hidup baru (new normal). Disana juga diatur protokol kesehatan, hingga jam operasional CFD mulai pukul 06.00 hingga 08.30, lebih cepat dari CFD di saat normal hingga pukul 09.00.

Protokol kesehatan juga menjadi fokus utama, ditengah masih terjadinya peningkatan kasus Covid-19.

“Warga diwajibkan memakai masker dan membawa hand sanitizer saat CFD. Warga juga harus menerapkan physical distancing (jaga jarak) dan social distancing,” katanya, Minggu (21/6).

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan CFD atau hari bebas kendaraan di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan akan kembali dibuka pada Minggu (21/6).

“Dari surat edaran CFD yang kita terima itu akan berlangsung pada 5 Juli 2020. Itu sesuai surat edaran dari Wali Kota Bekasi,” ujarnya.

Dijelaskannya, pembukaan pada 5 Juli 2020, kesiapan akan lebih matang, dengan penerapan protokol kesehatan serta kesiapan petugas dilapangan.

“Karena CFD itu kita perlu persiapan, maka dari itu dalam pembahasan kita akan buka CFD pada tanggal 5 Juli, yang biasanya diikuti 30.000 akan kita batasi hanya 5.000 orang saja. Dan Minggu berikutnya akan bertambah dan seterusnya, itu pun jika tidak ada yang reaktif Covid-19,” ungkapnya. (pay)

Related Articles

Back to top button