Cikarang

New Normal, Penjualan Sepeda Meroket

PERMINTAAN MENINGKAT : Warga memilih sepeda di salah satu toko sepeda di Perumahan Taman Narogong, Rawalumbu, Kota Bekasi Senin (22/6). Penjualan sepeda meningkat seiring penerapan pola hidup sehat di tengah pandemi Covid-19. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Memasuki masa adaptasi tatanan hidup baru atau new normal di Kota Bekasi, menarik masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat salah satunya olahraga.

Olahraga yang digandrungi saat ini diantaranya bersepeda. Tak ayal, berbagai jenis sepeda belakangan mulai diburu warga.

Pantauan Radar Bekasi, salah satu toko sepeda di Jalan Taman Narogong, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, sejak sepekan lalu, selalu ramai didatangi pembeli. Kondisi itu juga membuat harga sepeda mengalami lonjakan, disusul minimnya pasokan yang diterima toko.

“Ya seminggu ini kita menjual sepeda sekitar 50 sampai 30 unit saja karena stok sudah habis di gudang, dengan harga variasi dari Rp1 juta sampai Rp5 juta,” ujar Partner Toko Sepeda Nusantara Makmur, Reza (50), Senin (22/6).

Reza menjelaskan, peningkatan penjualan sepeda mulai terjadi sejak Ramadan 2020 lalu. Ditambah adanya penerapan tatanan kehidupan baru, olahraga sepeda menjadi pilihan masyarakat. “Kalau peningkatan pembeli itu terjadi saat bulan puasa, dari catatan kita itu perharinya mencapai 100 unit sepeda,” tambahnya.

Dijelaskannya, lonjakan pembeli masih terjadi namun kondisi itu tidak diimbangi dengan stok barang yang dikirim pihak distributor. “Sepeda stoknya sudah tidak ada, kalau pembeli banyak,” imbuhnya.

Sejauh ini, sepeda yang banyak diburu masyarakat diantaranya sepeda gunung serta sepeda lipat dan sepeda anak-anak.

“Kita ingin di masa transisi new normal, perusahaan bisa kembali aktif lagi sehingga dapat mengirim sepeda ke kita. Ya supaya masyarakat bisa memilih sepeda yang diinginkan ya,” tutupnya. (pay)

Related Articles

Back to top button