BekasiBerita UtamaMetropolis

Kaji Aturan Pedagang CFD

RAMAI: Sejumlah warga dan pedagang kaki lima mulai memadati kawasan GOR Patriot Kota Bekasi Minggu (21/6). Padahal agenda CFD baru akan dibuka pada 5 Juli 2020. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa menjajakan dagangannya di komplek GOR Patriot Kota Bekasi tak luput menjadi perhatian ketika Car Free Day (CFD) kembali diberlakukan 5 Juli 2020 mendatang.

Pasalnya, kehadiran PKL berpotensi memicu kerumunan, yang saat ini perlu dihindari menyusul adanya pandemi Covid-19.

Hal itu sempat disinggung Anggota DPRD Kota Bekasi, Solihin, menyusul akan dibukanya CFD di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Pihaknya setuju dibukanya CFD, sebagai lokasi warga berolahraga, namun ia menganjurkan agar PKL CFD sementara ditiadakan menghindari penyebaran Covid-19.

“Karena jualan itu banyak warga yang berkerumun. Kalau CFD untuk kesehatan saya apresiasi lah. Intinya jangan ada yang berjualan di CFD intinya itu,” pintanya, Selasa (23/6).

Menanggapi hal itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bekasi, Abi Hurairah mengatakan, sejauh ini pedagang masih diperbolehkan berjualan di luar area CFD.

“Di tempat lain kita perbolehkan, kalau di CFD nya ya ga kita perbolehkan,” katanya, ketika dihubungi Radar Bekasi.

Dia menjelaskan, kemungkinan akan ada aturan jarak antar pedagang, serta protokol kesehatan.

“Untuk intruksi kita belum ada intruksi melarang pedagang berjualan di pinggir jalan CFD. Untuk intruksi larangan itu nanti akan saya coba konfirmasi ke pihak UMKM. Kalau persiapan petugas sudah saya siapkan untuk CFD,” ungkapnya.

Terpisah Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Abdillah Hamta, mengaku, pihaknya belum berani mengomentari diperbolehkan atau tidak PKL atau pelaku UMKM berjualan saat CFD.

“Saya belum berani mengatakan boleh atau tidak UMKM berjualan, Wali Kota dan kita besok akan melakukan rapat untuk pembahasan itu. Nanti ya nunggu hasil rapat di DLH,” tutupnya. (pay)

Related Articles

Back to top button