Metropolis

Bangli PKL Dibongkar

PENERTIBAN: Personel gabungan beserta warga ketika membongkar bangunan semi permanen di Jalan Alinda, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kota Bekasi, Sabtu (4/7). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Puluhan bangunan liar (Bangli) semi permanen yang biasa digunakan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Raya Alinda, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, dibongkar aparat gabungan beserta warga akhir pekan kemarin.

Penertiban dilakukan menyusul adanya keluhan warga, dan upaya menjaga kebersihan, keindahan, dan keamanan (K3) dilokasi. Personel gabungan dari Kelurahan Kaliabang Tengah, Satpol PP Kecamatan, Babinsa, Bimaspol, Linmas, Ketua RW serta warga dan pedagang sekitar dilibatkan.

“Sedikitnya yang kita tertibkan ada sepuluh bangunan semi permanen. Penertiban juga tidak ada keluhan dari pedagang karena sebelum penertiban kita telah menggelar rapat dan mereka setuju untuk di bongkar bangunan semi permanennya,” kata Lurah Kaliabang Tengah, Sri Setyaningrum, kepada Radar Bekasi, saat melakukan penertiban, Sabtu (4/7).

Nuning sapaan akrabnya mengaku, pedagang yang ditertibkan nantinya tetap boleh berjualan asalkan mereka (pedagang-red) membawa kembali dagangannya pulang tidak boleh mendirikan bangunan.

“Tetap saya perbolahkan mereka jualan, asalkan jangan mendirikan bangunan. Karena jalan tersebut memang sudah ditertibkan sebelumnya dan tidak boleh didirikan bangunan lagi, karena Jalur itu akan di bangun jalan,” ucapnya.

Tidak hanya bangunan semi permanen, sejumlah bangunan yang menyalahi aturan yang berdiri di atas saluran bakal dibongkar.

“Rencana juga kita akan menertibkan beberapa bangunan permanen yang berdiri di atas saluran air. Karena di Jalur Alinda masih ada bangunan yang berada di atas saluran air. Kita sudah komunikasikan dengan RW paling dalam waktu dekat ini juga kita akan tertibkan bangunan tersebut,” pungkasnya. (pay)

Related Articles

Back to top button