BekasiBerita UtamaMetropolis

Sopir Taksi Daring Meregang Nyawa

Diduga Korban Perampokan

Illustrasi Mayat
Illustrasi Mayat

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pria paruh baya yang mengalami luka bacok pada bagian leher di Jalan Kapuk Raya RT04/18, Kelurahan Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi, Senin (6/7).

Luka serius yang dialami korban membuat nyawanya tak terolong. Dari penelusuran polisi, korban yang ditemukan bersimbah darah oleh penjaga bengkel itu diketahui, seorang sopir taksi daring (online), bernama Kamaludin (46).

Korban merupakan warga Perumahan Graha Melati Jalan Mangga 1, RT 001/005, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. “Iya, korban itu sopir taksi online,” ujar Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo ketika dihubungi, Senin (6/7).

Sutoyo mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, diduga peristiwa nahas yang dialami korban itu merupakan kasus pencurian dengan kekerasan (curas). Dugaan ini, diakui Sutoyo, lantaran ada barang korban yang hilang, diduga dibawa kabur pelakunya yang sampai saat ini masih dalam penyelidikan.

“Jadi, dugaan pencurian dengan kekerasan karena satu unit mobil jenis Daihatsu Sigra warna silver yang dibawanya untuk menjadi sopir taksi online dan satu buah HP milik korban tak ditemukan dilokasi, sehingga diduga dibawa kabur oleh kawanan pelakunya,” terangnya.

Sutoyo menjelaskan, terungkapnya identitas korban diketahui setelah istri korban Siti Fatimah (41) berhasil dihubungi. Dari penuturan saksi, korban itu bekerja sebagai sopir ‘Go Car’ dan pamit dari rumah untuk mencari penumpang, sejak Sabtu (4/7) malam, sekira pukul 20.00. Sebelum ditemukan terluka Minggu dinihari.

“Sesuai keterangan saksi, yakni istrinya itu korban pamit dari rumah untuk menjalankan aktivitas kerjanya, dimana biasanya korban itu mangkal di sekitar tambun. Dan tak lama pergi itu korban pun memberitahukan kepada anaknya, kalau korban dapat order ke arah Bekasi Timur. Jadi, yang bilang putri korban ke saksi. Selanjutnya, ketika cukup lama menunggu kabar saksi pun berusaha menghubungi korban, dan dari situlah korban sudah tak bisa dihubungi lagi,” tutur Sutoyo seperti dijelaskan istri korban.

Sutoyo menambahkan, korban diduga dirampok oleh penumpang tersebut, sebelum akhirnya ditemukan dengan kondisi luka bacok di Jalan Kapuk Raya, Pengasinan, Rawalumbu.

“Jadi, untuk luka-luka yang diderita korban yang diketahui dari tim dokter, antara lain dibagian leher sebelah kiri (luka bacok), ditenggorokan samping ada (luka bacok) sebelah kiri lah ya. Adapun saat ini, setelah sempat dirawat di RSUD Kota Bekasi, namun nyawa korban tidak tertolong (meninggal),” jelasnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota. Saat ini Unit Reskrim dan Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota tengah memburu pelaku. (mhf)

Related Articles

Back to top button