Bekasi

Himpun Potensi Situs Budaya

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sementara itu, situs bersejarah di Kabupaten Bekasi terus bermunculan. Sedikitnya ada delapan situs cagar budaya yang menjadi saksi para pejuang dalam kemerdekaan Republik Indonesia, penyebaran islam di tanah air, bahkan lebih dari pada itu masih banyak situs lainnya yang sampai kini masih menjadi misteri.

“Kalau dari hasil pendataan kita, ada 100 lebih cagar budaya yang kita data. Namun, untuk yang diakui oleh provinsi ada 6 sampai 7 cagar budaya,” ujar Kepala Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong pada Radar Bekasi, Jumat (14/8).

Dia mengatakan, ada situs purbakala yang saat ini sudah menjadi cagar budaya yakni Situs Buni di Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan. Di tempat tersebut, ada banyak peninggalan yang berkaitan erat dengan sejarah terdahulu.

Selain itu Masjid Jami Al Mujahidin Cibarusah. Konon, masjid itu berdiri saat pertama penyebaran islam di tanah Jawa ini. juga, menjadi salah satu bukti yang membantu kemerdekaan Republik Indonesia.

“Masing-masing memiliki sejarahnya, ada yang berkenaan dengan kemerdekaan dan perjuangan para pahlawan dan orang orang terdahulu. Dan ada, yang memang piur berkaitan dengan perjuangan masyarakat bekasi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, kata dia, dua lokasi itu sudah melengkapi enam cagar budaya lain yang lebih dulu diakui oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Cagar Budaya Serang, Wilayah Kerja Provinsi Jawa Barat.

Keenam cagar budaya lainnya, diantaranya Kantor Bekas Kawedanan Cikarang Utara, yang berkaitan dengan wilayah bekasi berkaitan dengan perkembangan kerajaan Tarumanagara. Disusul dengan dua dua cagar budaya lainnya yakni asrama Polsek Cikarang 1 dan Polsek Cikarang 2.

Sementara itu, lanjut Atong, yang erat dengan perjuangan para pejuang Indonesia dalam memperjuangkan Indonesia yakni Gedung Juang 45 dan Kantor DPC P4KI Kabupaten Bekasi. Kedua cagar buya ini sangat mudah di temukan, bila datang ke wilayah Desa Tambun Kecamatan Tambun Selatan.

Sedangkan yang tak kalah populernya, yakni Saung Ranggon. Banyak cerita yang beredar yang muncul di bangunan yang berada di Kampung Cikedokan, Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat. Namun, tempat ini juga sangat berkaitan dengan perjuangan warga bekasi saat memerangi penjajah di Indonesia.

“Secara umum, banyaknya cagar budaya yang masuk pada data. Sangat berkaitan dengan Kemerdekaan Republik Indonesia. Tapi, untuk bisa memastikannya memang perlu pendalaman melalui tenaga ahli arkeolog. Namun, sejauh ini kita mengusulkannya agar yang memang memiliki nilai- nilai sejarah bisa diakui,” tukasnya. (dan)

Related Articles

Back to top button