Pendidikan

Senang Kuliah Jurusan Psikologi

Insert: Amalia Bekti Madina

RADARBEKASI.ID, BEKASI  – Amalia Bekti Madina (20) adalah mahasiswa program studi sarjana Psikologi, Fakultas Psikologi (Fapsi), Universitas Gunadarma. Amel-begitu ia kerap disapa-yang kini sudah masuk tingkat akhir pada masa perkuliahannya tersebut bercerita mengenai pengalamannya mempelajari ilmu psikologi.

Awalnya, Amel ingin mengambil jurusan kuliah ekonomi bisnis atau manajemen untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus dari SMA Negeri 2 Kota Bekasi pada 2017 silam. Namun, jalan hidup membawanya untuk menekuni dan menimba ilmu di jurusan yang saat ini dirinya jalani.

“Waktu SMA kalo ditanya maunya kuliah ekonomi bisnis atau manajemen. Ikut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), tapi belum rezeki dan nge-down banget. Pada kondisi itu kepikiran mau kuliah jurusan psikologi karena mau belajar bagaimana cara bangkit dari rasa sedih yang berkepanjangan dengan pendekatan psikologis,” katanya kepada Radar Bekasi, Senin (24/8).

Amel menjelaskan apa yang dirinya pelajari di jurusan psikologi sangat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari yaitu mengenai jiwa dan perilaku manusia. “Sebagai mahasiswa psikologi sering disebut sedang berobat jalan karena yang saya pelajari itu juga berhubungan sama kehidupan saya sehari-hari sebagai manusia,” ungkapnya.

Diakui Amel beberapa dosen yang mengajarnya juga membuka kesempatan bagi setiap mahasiswa yang memiliki masalah pribadi untuk konsultasi kepada mereka. Hal itu yang membuat dirinya senang kuliah di jurusannya tersebut.

“Selain memberikan materi kuliah, beberapa dosen saya ada yang dengan senang hati menjadi tempat konsultasi masalah bagi saya dan teman-teman sejurusan saya yang lain, itu sih yang bikin saya senang karena ada orang yang bisa mendengarkan curhatan dengan kapasistas yang dimilikinya secara cuma-cuma,” ungkap Amel yang hobi membaca novel.

Kegiatan praktikum juga merupakan kesukaannya selama kuliah, “Yang disukai lagi itu kalo ada praktikum tes psikologi, sebelum saya mulai praktikum tes psikologi orang lain saya bisa melakukannya ke diri saya sendiri dulu,” tambahnya.

Teori psikologi yang sangat banyak dan waktu untuk memahami yang terbatas merupakan kendala yang Amel alami selama berkuliah. Untuk mengatasi hal tersebut dirinya selalu membuat catatan sekilas ketika dosen menjelaskan dan merapikan catatan tersebut di waktu lain.

Ketika pendidikan sarjananya selesai nanti Amel berencana untuk menjalani pendidikan pasca sarjana yang berfokus pada Psikologi Industri dan Organinasi. (mg1)

Related Articles

Back to top button