BekasiBerita UtamaCikarang

Dua Pemulung Ditemukan Bersimbah Darah

Satu Tewas

CEK TKP: Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKPB Dwi Prasetyo (kanan), saat mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP) pemukulan dua pemulung di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/10). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dua orang pemulung ditemukan bersimbah darah di depan sebuah showroom mobil yang berada di Jalan Raya Fatahilah Cikarang Barat, Selasa (29/9). Satu dari dua korban, ditemukan tewas di lokasi kejadian dengan luka dibagian kepala.

Kejadian tersebut berhasil terekam kamera CCTV yang berada di lokasi. Dari rekaman yang berdurasi selama 30 detik itu, terlihat kedua korban yang sedang tidur di depan showroom, dihampiri dua orang yang tidak dikenal. Kemudian, kedua orang itu langsung memukul korban dengan kayu.

Setelah menghajar kedua korban hingga berlumuran darah, salah satu pelaku langsung menghampiri korban yang sudah tidak berdaya. Dalam rekaman video tersebut, pelaku terlihat mengambil sesuatu dari tubuh korban.

Menurut keterangan salah satu warga, pemilik warung kopi yang tidak jauh dari lokasi, Buhori, kedua korban memang biasa tidur di depan showroom. Satu dari dua korban, diketahui meninggal dunia setelah pemilik showroom hendak membuka tempat usahanya.

Sedangkan satu korban lagi, diketahui belum meninggal dunia. Saat itu, kedua korban ditemukan dengan kondisi bersimbah darah, karena luka di bagian kepala. Pemilik showroom yang melihat kondisi korban, langsung minta bantuan kepada warga. Kemudian, korban langsung dibawa ke rumah sakit.

“Kedua korban memang biasa tidur di depan showroom ini, dan pekerjaan sehari-harinya pemulung. Korban ditemukan sama pemilik showroom, satu orang meninggal di lokasi,” terang Buhori.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Dwi Prasetyo menyampaikan, anggota kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kejadian ini. Sebab, satu korban yang berhasil selamat bernama Kusnan, belum bisa dimintai keterangan.

“Kasusnya masih kami dalami. Dari dua korban, satu meninggal dunia bernama Udin Rojudin. Dan satu korban lagi bernama Kusnan, masih menjalani perawatan di RSUD. Korban meninggal dibawa ke Kramat Jati untuk diotopsi,” terang Dwi.

Lanjutnya, kedua korban ini mengalami luka dibagian kepala, akibat hantaman kayu yang dibawa pelaku untuk melakukan aksinya. “Yang meninggal luka di bagian belakang kepala, sementara yang selamat, mengalami luka dibagian kepala depan,” ujarnya.

Dwi menambahkan, anggota kepolisian sedang melakukan pendalaman dibeberapa titik yang kemungkinan diduga pelaku masih berada di sekitar lokasi. Hanya saja dia mengaku, inisial pelaku belum berhasil diketahui, karena sejauh ini pencarian masih berdasarkan rekaman kamera CCTV.

“Untuk ciri-ciri pelaku, kami lihat berdasarkan rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian,” tuturnya.

Namun Dwi menegaskan, sudah ada yang dicurigai sebagai pelaku dalam kejadian ini. Hal itu berdasarkan keterangan dari beberapa orang saksi, yang pernah melihat ciri-ciri orang seperti di rekaman kamera CCTV tersebut. “Memang sudah ada yang kami curigai. Tapi inisial-nya belum kami dapatkan,” jelasnya.

Dwi memastikan, sudah ada delapan saksi yang dimintai keterangan. Termasuk pemilik showroom, dan beberapa orang-orang yang setiap malam berada disekitaran TKP. Namun untuk barang-barang yang hilang, belum bisa dipastikan.

“Untuk barang yang hilang, kami belu tahu apa saja, karena korban yang selamat belum bisa dimintai keterangan. Yang jelas, motif pelaku ini pencurian seperti yang terlihat di rekaman kamera CCTV,” pungkas Dwi. (pra)

Related Articles

Back to top button