Pendidikan

Disdik Minta Kepsek Pantau Peserta Didik

Rapat
RAPAT KOORDINASI: Disdik, Polres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507/Bekasi serta perwakilan guru rapat koordinasi di Pendopo Wali Kota Bekasi, Senin (19/10). istimewa

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi meminta kepala sekolah (kepsek) agar dapat memantau, mengawasi serta menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik di dalam maupun luar lingkungan sekolah.

Hal itu diungkapkan Kepala Disdik Kota Bekasi Inayatullah saat rapat koordinasi dengan Kapolres Metro Kota Bekasi Komisaris Besar Polisi Wijonarko dan Dandim 0507/BKS, Letnan Kolonel Arm Iwan Aprianto di Pendopo Wali Kota Bekasi, Senin (19/10). Kegitan ini diikuti oleh perwakilan guru baik tingkat SMP, SMA, dan SMK.

Selain itu, lanjut Inay, menjalin kerja sama dengan orangtua atau wali murid agar memastikan anaknya mengikuti proses pembelajaran sesuai ketentuan dan membangun komunikasi harmonis dengan peserta didik.

“Kepala sekolah dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran yang dapat menyalurkan pemikiran kritis, bakat dan kreativitas kepada peserta didik,” ungkap Inay, dalam keterangan tertulisnya.

Tak hanya itu, juga memastikan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) khususnya dan peserta didik pada umumnya untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan dan menyesatkan.

Menurut Inay, orangtua dapat memberikan pendampingan dan pembinaan kepada anaknya akan dampak dalam aksi unjuk rasa yang sempat diikuti oleh sebagian pelajar di Kota Bekasi belum lama ini.

“Para orangtua harus memberikan pendampingan penuh terhadap anak-anaknya, membina anak dan memberitahu akan dampak yang ditimbulkan jika terlibat pada aksi unjuk rasa,” tukasnya.

Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Polisi Wijonarko mengatakan, tujuan dari kegiatan ini dalam rangka menyamakan persepsi terkait banyaknya pelajar yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan akhir-akhir ini.

“Hal ini tentu perlu di antisipasi agar masa depan peserta didik kita cemerlang. Apabila ada pelajar yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa sering melakukan tindak pidana dan hal ini dapat memberikan dampak psikologis,” ungkapnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bekasi Ekowati mengungkapkan, dalam kegiatan itu terdapat 20 perwakilan sekolah tingkat SMA yang hadir.

“Dari hasil laporan MKKS ada 20 sekolah yang hadir, baik negeri maupun swasta. Kebetulan dalam kegiatan ini saya tidak hadir, jadi hanya menerima laporan dari kepala sekolah yang hadir saja,” katanya.

Perempuan yang menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Kota Bekasi itu mengatakan, masing-masing satuan pendidikan sudah memberikan himbauan kepada peserta didik untuk tidak mengikuti aksi unjuk rasa serta bekerja sama dengan orangtua untuk menjaga anaknya di rumah.

“Himbauan sudah kita berikan, tentunya kita akan terus mengoptimalkan pengawasan terhadap siswa. Terlebih pengawasan yang diberikan langsung oleh orangtua,” tukasnya. (dew/tim)

Related Articles

Back to top button