Metropolis

Operasional Angkutan Barang Dibatasi

ILUSTRASI: Sejumlah kendaraan truk ketika berada di ruas Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi Barat. DOK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Selama Libur panjang cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442, Jasa Marga akan melakukan pembatasan operasional angkutan barang.

Aturan pembatasan itu tertuang urat Edaran (SE) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Nomor UM.006/4/4/DRJD/2020 yang ditandatangani pada 22 Oktober 2020.

“Jadi mulai diberlakukan 27 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan 28 Oktober 2020 pukul 14.00 WIB,” kata Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Pratomo Bimawan Putra, pada Senin (26/10).

Ia menerangkan Jasa Marga juga menyiagakan sarana prasarana serta penempatan petugas untuk rekayasa lalu lintas pada titik-titik rawan kemacetan.

Kemudian berkoordinasi dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan penyekatan kendaraan barang.

“Kami akan mendukung perambuan dan petugas di titik penyekatan kendaraan barang, sesuai SE. Kendaraan barang akan dikeluarkan di GT Cikarang Barat dan dapat masuk kembali di GT Palimanan,” tuturnya.

Jasa Marga juga memastikan keberfungsian CCTV, Variable Message Sign (VMS), VMS Mobile, Remote Traffic Microwave Sensor (RTMS) dan Radio komunikasi untuk memonitor kondisi lalu lintas dan percepatan informasi.

Bimawan juga menuturkan volume lalin keluar Jakarta selama empat hari periode libur Maulid Nabi, 27 sampai 30 Oktober 2020 diprediksi naik sekitar 21,77 persen dibandingkan dengan lalin periode new normal.

Distribusi mayoritas lalin meninggalkan Jakarta ke arah Timur menuju Jalan Tol Trans Jawa dan Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi sebesar 48,17 persen.

Sementara 28,3 persen ke arah Barat menuju Banten/Merak dan 23,51 persen ke arah Selatan yang merupakan lalu lintas lokal menuju Bogor, Puncak dan Ciawi.

Bimawan juga menjelaskan bahwa angka prediksi tersebut merupakan angka kumulatif lalin yang meninggalkan Jakarta di beberapa Gerbang Tol (GT) barrier atau utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).(dil)

Back to top button