BEKACITIZEN

Virtual Eksperimen, Bukan Sebuah Kendala

Oleh: Rizki Taufik Rakhman, S.Sn., M.Si

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Masa Pandemi yang disebabkan virus Covid-19 tidak menyurutkan tim pengabdian masyarakat (P2M) program studi Pendidikan seni rupa Universitas Negeri Jakarta.

Dengan mengusung tema: Melalui Dongeng, kita bangun karakter generasi muda Indonesia, tim P2M yang diketuai oleh Rizki Taufik Rakhman, S.Sn., M.Si ini memanfaatkan media virtual sebagai wadah pelaksanaan kegiatan ini. Menurut Eko Hadi Prayitno, M.Pd. selaku kordinator lapangan mengatakan bahwa kelompok eksperimen dibagi menjadi 2 dengan berdasarkan wilayah. Kelompok 1 berdomisili di Bandung dan sekitarnya sedangkan Kelompok 2 berdomisili di Jabodetabek.

Aplikasi zoom dipakai pada setiap pelatihan eksplorasi karakter dengan 2 tahapan. Untuk tahap pertama, masing-masing kelompok mengeksplorasi kemampuan narasi dongeng. Sedangkan untuk tahap kedua, masing-masing kelompok berkesempatan untuk merespon narasi dongeng melalui imaji visual. Hasil yang didapat dari tiap tahapan menunjukkan karakter generasi muda Indonesia yang diwakili oleh kelompok eksperimen dalam program P2M ini adalah adaptif, terbuka dan antusias yang tinggi.

Hal ini menjadi penting untuk dicatat bahwa karakter-karakter tersebut direpresentasikan oleh mereka melalui media dongeng, baik dari narasi maupun imaji visualnya. Meskipun puas dengan hasil yang didapat, Rizki dan Eko beserta tim UNJ merasa kegiatan P2M melalui virtual ini belum optimal. Banyak kendala yang didapat terutama segi teknis. Jika kegiatan ini berlangsung secara tatap muka, mereka meyakini hasil yang akan didapat jauh lebih baik.

Namun, sebagai simpulan awal dapat ditarik sebuah pernyataan bahwa karakter generasi muda Indonesia dapat direpresentasikan melalui media dongeng dengan lugas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − 6 =

Back to top button