Berita UtamaPendidikan

Harus Penuhi Lima Syarat

Program BSU Rp1,8 Juta

Guru
ILUSTRASI: Guru salah satu sekolah berbincang dengan orangtua murid. Sejumlah guru honorer di Kota Bekasi menyambut gembira program BSU dari Kemendikbud.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah guru honorer di Kota Bekasi menyambut gembira program Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Mereka berharap, bantuan ini dapat segera direalisasikan.

Lima syarat harus dipenuhi agar bisa mendapatkan bantuan yang akan diberikan oleh jutaan pendidik dan tenaga kependidikan di tanah air tersebut (lihat grafis).

Guru honorer SMK Bisnis dan Teknologi (Bistek) Ita Purnamasari menyambut baik pemberian bantuan tersebut. “Ini adalah salah satu program yang bagus dari Kemendikbud,” ujarnya kepada Radar Bekasi Senin, (16/11).

Menurutnya, bantuan ini dapat menambah penghasilan tenaga pendidik dalam situasi sulit seperti saat ini. Sehingga bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pasti sangat membantu, karena ada penghasilan tambahan yang di dapat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari baik untuk makan atau mengisi kuota dalam mengajar,” tuturnya.

Bagi Ita, pemberian bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap guru honorer yang turut terdampak oleh pandemi.
“Dengan diadakannya program ini berarti pemerintah memperhatikan nasib kami para guru honorer yang karena adanya sistem belajar dari rumah ini pasti mempengaruhi penghasilan teman-teman honorer lainnya,” tukasnya.

Hal senada diungkapkan oleh guru honorer SMKN 7 Kota Bekasi Ajeng Ratna Putri. Menurutnya, bantuan ini akan membantu perekonomian para tenaga pendidik.

“Kalau kenyataannya seperti itu kita sebagai guru honor sangat senang sekali,” ungkapnya.

Ia berharap, bantuan ini tak hanya menjadi kabar yang menggemberikan. Namun, bisa direalisasikan dan disalurkan secara merata kepada seluruh guru khususnya Kota Bekasi.

“Semoga bukan hanya angin segar saja, kita berharap bantuan ini bisa diberikan secara merata,” pungkasnya.

Sementara, Mendikbud Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa para pendidik dan tenaga kependidikan akan mendapatkan bantuan subsidi upah dari Kemendikbud. Mereka yang akan menerima bantuan ini adalah dosen, guru, guru honorer, dosen tidak tetap dan non PNS, guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah, pendidik PAUD, pendidik kesetaraan.

Kemudian juga tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium serta tenaga adminstrasi. Kita berhasil mendapatkan bantuan subsidi upah bagi para guru-guru honorer kita dan juga tenaga kependidikan. Semua sekolah dan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, terang dia dalam Rapat Kerja bersama Komisi X secara daring, sebagaimana diberitakan Jawa Pos.com (Grup Radar Bekasi).

Bantuan yang akan diterima oleh masing-masing dari mereka adalah sebesar Rp 1,8 juta. BSU bagi para guru-guru honorer kita dan juga tenaga kependidikan yang non PNS sebesar Rp 1,8 juta yang akan diberikan 1 kali. Jadi sekaligus kita memberikannya, tukasnya. (dew/jpc)

Back to top button