Berita UtamaPendidikan

Simulasi Terkendala Koneksi Internet

UBKD
PERSIAPAN SIMULASI: Tim teknis SMA sub rayon 3 saat mengikuti persiapan kegiatan simulasi skala besar UBKD 2020. ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelaksanaan kegiatan simulasi skala besar Ujian Berbasis Komputer Daring (UBKD) 2020 jenjang SMK mengalami kendala. Akibat koneksi internet tak memadai, peserta gagal mengakses aplikasi.

Salah satu kendala terjadi di SMK Mitra Bhakti Husada Kota Bekasi saat simulasi, Selasa (17/11). “Kita termasuk yang belum bisa, soalnya kecepatan internet masih 50 Mbps, seharusnya kecepatan internet harus 100 Mbps,” ungkap Wakil Kepala SMK Mitra Bhakti Husada Bidang Kesiswaan Def Melisa Fauzi kepada Radar Bekasi, kemarin.

Koordinator Tim Teknis UBKD Wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi Iwan mengatakan, bahwa pihaknya telah menyampaikan secara tertulis kepada seluruh satuan pendidikan agar mempersiapkan sarana dan prasarana seperti koneksi internet yang memadai.

“Surat resmi sudah sampai ke masing-masing sekolah. Saat ini kita harapkan sekolah dapat menyiapkan sarana dan prasana internetnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, simulasi dapat dilakukan dimanapun. Menurut Iwan, kecepatan internet akan sangat berpengaruh dalam pelaksanaan simulasi.

“Simulasi ini bisa dilaksanakan di rumah dan sekolah, disesuaikan dengan kondisi saja. Tapi jaringan internetnya harus bagus dan kuat biar aplikasi dapat dibuka dengan mudah,” tuturnya.

Selain itu, dalam kegiatan simulasi sebagai persiapan Asesmen Kompetensi Nasional (AKM) 2021 ini, setiap sekolah harus menyiapkan lima siswa dan 1 proktor. Iwan mengungkapkan, bagi satuan pendidikan jenjang SMK yang belum dapat membuka aplikasi saat simulasi dapat mencoba kembali pada Rabu (18/11) hari ini.

Tentunya, dirinya kembali menegaskan harus dengan koneksi internet yang stabil. “Bagi sekolah yang belum bisa melaksanakan simulasi hari ini (kemarin,red), besok (hari ini,red) masih bisa. Tapi dengan catatan kualitas internet yang lebih. Simulasi akan dibuka pada pukul 08.45,” jelasnya.

Sejumlah kendala saat simulasi akan dicatat untuk menjadi bahan evaluasi pihaknya. Sehingga pelaksanaan AKM nantinya dapat berlangsung dengan maksimal.

“Dalam simulasi kali ini akan kita catat apa saja yang menjadi kendala, kemudian akan menjadi bahan evaluasi agar pada 2021 nanti tidak ditemukan kendala yang cukup besar,” pungkasnya.

Wakil Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Sub Rayon 3 Kota Bekasi Margo menyampaikan, persiapan simulasi sudah dilakukan. Termasuk menyiapkan jaringan internet yang memiliki kualitas tinggi.

“Kami diwanti-wanti oleh pihak helpdesk agar melengkapi sarana prasarana dengan baik. Diantaranya akses internet harus tinggi pakai yang dedicated rekomendasinya,” jelasnya.

Permasalahan yang terjadi nantinya akan disampaikan sehingga menjadi bahan evaluasi di tingkat pusat. “Kita juga diminta untuk membuat catatan khusus dalam pelaksanaan simulasi ini agar menjadi bahan evaluasi pihak pusat,” pungkasnya. (dew)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five + fifteen =

Back to top button