Bekasi

Kasus Positif Naik, Pasien Sembuh Meningkat

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bekasi, menyentuh angka 8 ribu kasus, setelah awal pekan lalu tercatat 7.325 kasus sejak Maret. Hingga saat ini, jumlah terkonfirmasi sebanyak 8.426 kasus, sedangkan kasus aktif sebanyak 385 kasus, 7.890 diantaranya dinyatakan sembuh. Peningkatan jumlah juga terjadi pada angka kematian, tercatat sebanyak 151 kasus terkonfirmasi meninggal dunia, setelah awal pekan lalu berada di angka 143 kasus.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengklaim meskipun dengan angka 8 ribu kasus, terjadi penurunan dengan pertimbangan angka kesembuhan sebesar 93 persen.”Penurunannya dalam perspektif angka kesembuhannya tinggi, 93 persen, kematiannya 1,2 persen,” katanya, Kamis (19/11).

Rahmat juga membandingkan jumlah temuan kasus dengan total warga Kota Bekasi, ini menjadi salah satu dasar mengklaim angka penyebaran relatif rendah. Jika dibandingkan, dengan jumlah penduduk 2,4 juta, maka jumlah warga yang terpapar 0,4 persen.

Terus bertambahnya angka kasus positif ini disebut lantaran pihaknya masih melakukan tracing dan melacak kasus. Hasil terakhir dari tujuh ribu swab yang digunakan untuk melacak kasus, diketemukan 200 kasus terkonfirmasi baru.”Sudah mau selesai (dari 10 ribu swab masif yang sebelumnya direncanakan), dari tujuh ribu (yang sudah dilakukan) itu, ada 200 yang diketemukan, tinggal sisanya,” tukasnya.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi merencanakan untuk melakukan pelacakan kasus dan tracing menggunakan 10 ribu swab. Kasus baru yang ditemukan akan kembali dilakukan tracing guna melacak penyebaran yang terjadi.

Di waktu yang berbeda, Kasi Pelayanan Kesehatan (Yankes) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Rina Oktavia menyebut sejak dibuka RS Darurat, sudah menampung 207 pasien tanpa gejala (OTG). Dari total jumlah pasien tersebut, 16 pasien harus di rujuk ke RS untuk mendapatkan penanganan lebih intensif, 177 pasien dinyatakan sembuh dan dapat kembali ke rumah masing-masing.”Kumulatif 207 pasien (sejak awal dibuka), dirawat saat ini 14 pasien,” ungkapnya.

Hingga saat ini tingkat okupansi rumah sakit berada diangka 60 persen, dari total 1.100 tempat tidur yang disediakan khusus pasien Covid-19. Tercatat 428 tempat tidur kosong di tiga RSUD tipe D, RSUD Chasbullah Abdulmajid, dan seluruh Rumah Sakit Swasta di Kota Bekasi. (sur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − five =

Back to top button