Pendidikan

Besaran BPMU Naik jadi Rp700 Ribu

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Besaran Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) mulai tahun depan naik dari Rp500 ribu menjadi Rp700 ribu per siswa per tahun.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi menjelaskan, BPMU merupakan program bantuan untuk swasta. Sedangkan bagi negeri ialah  Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPD).

“BPMU untuk sekolah swasta di tahun ajaran 2019/2020 itu besarannya Rp550 ribu, namun untuk tahun ajaran 2020/2021 besarannya berubah menjadi Rp700 ribu,” jelas Dedi melalui sambungan selulernya, Senin (30/11).

Sedangkan besaran BOPD masih sama sebesar Rp150 ribu per siswa per bulan. Adapun anggaran untuk BOPD sebesar Rp1,4 trilun dan BPMU sebesar Rp900 miliar.

“Yang ada kenaikan cuma swasta, untuk negeri masih sama dikisaran Rp150 ribu per bulannya. Kisaran perhitungan yang sudah dikaji, nilainya sama dengan SPP,” tuturnya.

Ia menjelaskan, program bantuan tersebut tidak diberikan kepada masing-masing peserta didik. Melainkan disalurkan langsung kepada satuan pendidikan sesuai dengan jumlah siswa dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Disalurkan kepada sekolah. Dana tersebut untuk membantu subsidi SPP atau untuk peningkatan mutu pendidikan,” katanya.

Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Depok ini memperkirakan, dana program tersebut akan cair pada bulan ketiga tahun depan atau memasuki semester II tahun ajaran 2020/2021.

“Sesuai dengan pola anggaran, harus ada penjabaran gubernur. Kemudian terdistribusi dalam dokumen pelaksanaan anggaran. Baru bisa dicairkan, kemungkinan sebelum tahun ajaran berakhir lah,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pendidikan Jawa Barat, pada tahun ajaran 2019/2020 terdapat 1.835.000 lebih siswa. Kemudian pada tahun ajaran 2020/2021 meningkat menjadi 1.852.000 lebih siswa.

“Jumlah siswa di tahun ajaran baru ini bertambah, jadi akan kami data dahulu sesuai dengan jumlah siswa per sekolah,” pungkasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button