Berita Bekasi Nomor Satu

Rakerda MUI, Perkuat Kelembagaan

FOTO BERSAMA: Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi foto bersama disela agenda Rakerda II, di gedung Graha Hartika, Senin (30/11). AHMAD PAIRUDZ/RADAR BEKASI
FOTO BERSAMA: Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi foto bersama disela agenda Rakerda II, di gedung Graha Hartika, Senin (30/11). AHMAD PAIRUDZ/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi melangsungkan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II yang berlangsung di gedung Graha Hartika Jalan Kemakmuran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (30/11).

Turut hadir Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang juga selaku Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI., Ketua Umum MUI KH. Mir’an Syamsuri, Wakil Ketua Umum KH. Sukandar Ghozali, serta Sekretaris Umum MUI, Hasnul Kholid P.

Sekretaris Umum MUI Kota Bekasi, Hasnul Khalid menyampaikan beberapa program yang telah berjalan ditahun 2020.

Diantaranya menyelesaikan penataan strukur organisasi ditingkat kecamatan, konsolidasi pihak internal dengan eksternal serta adanya kunjungan kerja tingkat kecamatan, serta giat pengajian di lokasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Kita akan terus perkuat kelembagaan MUI agar memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kota Bekasi,” katanya.

Adapun rencana yang akan dilakukan di tahun 2021, adanya pembinaan dan pembentukan lembaga MUI. Di tahun 2022 pengembangan organisasi, ditahun 2023 yaitu kristalisasi keanggotaan MUI, dan ditahun 2024 adalah evaluasi.

“Kita harap setiap tahun MUI kota Bekasi memiliki rencana, agar seluruh anggota dan masyarakat dapat manfaat dari MUI,” harapnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto selaku Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI menyampaikan, terkait salah satu program MUI yaitu Giat Kunjungan Lapas merupakan program yang dinilai cukup baik.

Karena hal itu dinilai sebagai suatu upaya lembaga keagamaan dalam membangun kesadaran para penghuni lapas tentang nilai-nilai religiusitas.

“Saya setuju dengan program tersebut (kunjungan MUI ke lapas), bukan hanya kita saja, tentunya mereka pun memiliki hak dan kebutuhan yang sama akan siraman rohani,” ujarnya.

Tri berharap dengan adanya lembaga MUI dapat selalu hadir dan turut serta dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menebar kebaikan dengan selalu memberikan edukasi nilai-nilai religiusitas kepada masyarakat khususnya warga Kota Bekasi.

“Saya harap MUI di Kota Bekasi benar-benar dapat memberikan edukasi ke masyarakat,” tukasnya. (pay/pms)

Solverwp- WordPress Theme and Plugin