PDAM-TB Berencana Sesuaikan Tarif

PDAM-TB Berencana Sesuaikan Tarif
PDAM-TB Berencana Sesuaikan Tarif

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Awal tahun 2021 mendatang, Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi (PDAM- TB) berencana untuk menyesuaikan tarif.

Namun demikian, penyesuian tarif ini lebih signifikan untuk perkembangan ekonomi kepada kategori pelanggan dari industri. Sedangkan untuk pelanggan dari rumah tangga, dinilai tidak terlalu signifikan.


Kepastian itu didapat setelah penyesuaian tarif ini disetujui oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sebagai pemilik saham PDAM-TB. Namun, belum dipastikan kapan waktu pasti tarif dinaikkan.

“Untuk waktunya kami masih membahas, tapi untuk rencana tetap di 2021,” ujar Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM-TB, Achmad Sambas, Minggu (13/12).


Menurut Sambas, penyesuaian tarif ini menjadi yang pertama selama enam tahun terakhir. Sejak 2014 lalu hingga kini, PDAM-TB masih memberlakukan tarif yang lama.

Namun, seiring semakin bertambahnya biaya operasional serta tingginya permintaan pemasangan saluran air bagi pelanggan baru, penyesuaian tarif ini pun akhirnya diberlakukan.

Kendati demikian, kata Sambas, kenaikan tarif ini tidak signifikan bagi pelanggan rumah tangga. Tarif air hanya naik Rp 1.000 per kubik atau dari Rp 3.100 menjadi Rp 4.100 per kubik. Tarif itu berlaku untuk pelanggan rumah tangga pada 1-10 kubik pertama.

“Jadi, kalau semula pelanggan yang memakai air sebanyak 1 sampai 10 kubik, itu bayarnya Rp 31.000 ditambah administrasi Rp 8.000, jadi totalnya Rp 39.000. Kalau setelah tarif baru, menjadi Rp 41.000 ditambah administrasi Rp 6.000, jadi total Rp 47.000,” terang Sambas.

Dia menambahkan, PDAM-TB tetap menerapkan tarif progresif. Jika pada penggunaan 1-10 kubik pertama tarifnya Rp 4.100, maka untuk penggunaan 11-21 kubik, tarifnya menjadi Rp 4.800 per kubik.

“Nah penyesuaian tarif baru ini terasa signifikan jika pelanggan menggunakan air di atas 21 kubik, karena tarifnya menjadi Rp 5.600. Tarif progresif ini kami berlakukan agar pelanggan senantiasa menghemat air. Namun sejauh ini, rata-rata penggunaan air pelanggan di Bekasi, masih relatif aman, yakni sekitar 17 kubik per bulan,” bebernya.

Lanjut Sambas, 95 persen pelanggan PDAM-TB merupakan golongan rumah tangga. Meski begitu, pihaknya tidak menerapkan kenaikan tarif yang signifikan, sehingga tak memberatkan pelanggan.

“Yang kenaikan-nya signifikan, sebenarnya dari industri, tarifnya dari Rp 6.000 menjadi Rp 8.000, disesuaikan dengan golongan,” ucapnya.

Sementara, Kepala Bagian Distribusi PDAM-TB, Hendry mengakui, penyesuaian tarif ini bukan merupakan kebijakkan yang popular, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Hanya saja, menurut dia, penyesuaian tarif bertujuan untuk memastikan pelayanan air tetap terpenuhi bagi masyarakat Bekasi.

Hendry menambahkan, penyesuaian tarif telah melalui berbagai pertimbangan matang serta sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri )Permendagri) nomor 71 tahun 2016 terkait Perhitungan dan Penetapan Air Minum.

“Kebijakkan ini bukan hal yang baru, karena penyesuaian tarif ini sudah kami bahas sejak enam tahun lalu. Artinya, proses ini tidak diambil tiba-tiba atau ujug-ujug. Tim teknis harus terus mengembangkan investasi, baik dari dan sendiri atau APBD sampai ke APBN,” tandas Hendry.

Pihaknya juga memastikan, penyesuaian tarif ini bakal dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Lebih dari itu, cakupan wilayah pelayanan pun semakin meningkat. Sehingga kualitas air PDAM-TB bisa menjangkau seluruh wilayah Bekasi.

“Sampai saat ini, cakupan kami baru 50 sampai 60 persen penduduk Bekasi. Sedangkan di luar itu, masih banyak yang mengajukan permohonan sambungan air, sehingga penyesuaian tarif ini dapat membantu merealisasikan permohonan masyarakat lebih luas,” pungkas Hendry.

Rencananya, PDAM-TB akan berekspansi ke wilayah Utara dan Selatan Bekasi, yang selama ini kerap kesulitan air.

“Kami berharap, dengan penyesuaian tarif ini, bisa meningkatkan pelayanan dan menambah cakupan wilayah pelayanan. Daerah Utara dan Selatan ini masih minim fasilitas air bersih,” tutup Hendry. (and/adv)