Kuliah Peduli Negeri Mahasiswa Universitas Mercu Buana

WEBINAR: Peserta antusias mengikuti webinar tentang pencegahan Covid-19.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Mahasiswa jurusan Public Relation Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) Kampus Jatisampurna Bekasi helat webinar dengan peserta pelajar. Kegiatan tersebut memberikan edukasi tentang pencegahan Covid-19.

Webinar yang dihelat oleh mahasiswa kelas reguler 2 ini merupakan salah satu mata kuliah peduli negeri yang diaplikasikan dalam bentuk pengabdian masyarakat. Kegiatan berlangsung pada 21 November 2020 untuk pertemuan pertama dan kedua pada 12 Desember 2020 pukul 14.00 – 15.00 WIB.


Bertajuk “With Heart We Care – Menciptakan Gaya Komunikasi Baru di Era New Normal untuk Pencegahan Virus Covid-19”, webinar melalui zoom meeting diikuti oleh siswa SDN Kalijaya 06 Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini dikemas dengan menarik agar peserta tak merasa bosan.

Ketua Panitia Kuliah Peduli Negeri Thoriq Wahid Al Mustaqim menjelaskan, webinar ini merupakan bentuk pengabdian serta kepedulian mahasiswa UMB kepada bangsa dan negara. Webinar pertama menghadirkan pemateri seorang dokter.


“Pada webinar pertama kami menghadirkan dokter Rekian Nurul Setyarini untuk memberikan materi seputar bina sehat. Selain memberikan materi, kita juga mengajak peserta untuk menggambar terkait pembahasan yang sudah disampaikan oleh pemateri agar peserta gak bosan,” tutur Thoriq, kepada Radar Bekasi, Senin (14/12).

Sedangkan pemateri webinar kedua ialah mahasiswa UMB. Dalam kesempatan ini, mahasiswa memberikan edukasi terkait etika komunikasi online (verbal dan non verbal) serta komunikasi saat pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Dengan tema menciptakan gaya komunikasi baru di era new normal ini kita ingin memberikan pemahaman kepada peserta di tingkat SD. Setelah materi diberikan kita juga memberikan Q & A (tanya jawab) kepada mereka bagaimana kondisi selama masa pandemi berlangsung,” katanya.

Kendati dilaksanakan secara virtual, panitia maupun peserta sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Melalui webinar, diharapkan ilmu yang diberikan dapat bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh siswa.

“Meskipun harus dilaksanakan secara online, kita sebagai panitia dan mereka sebagai peserta tetap melaksanakannya secara antusias. Kita juga berharap materi ini dapat bermanfaat bagi mereka dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah wabah virus Covid-19,” pungkasnya. (dew)