Proyek Gedung Uji Kir Mangkrak

DIJAGA: Sejumlah warga yang mengaku petugas keamanan berjaga di lokasi proyek gedung uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) yang mangkrak di Jalan Perjuangan, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Rabu (16/12). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
DIJAGA: Sejumlah warga yang mengaku petugas keamanan berjaga di lokasi proyek gedung uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) yang mangkrak di Jalan Perjuangan, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Rabu (16/12). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Proyek pembangunan gedung pengujian kendaraan bermotor (kir) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi di Jalan Perjuangan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi mangkrak.

Bangunan yang direncanakan untuk pengujian kendaraan bermotor serta perniagaan itu terlihat banyak ditutupi pohon hingga rumput liar. Fisik bangunan juga masih didominasi kerangka besi.


Lokasi tersebut juga nampak dijaga oleh warga yang mengaku petugas keamanan setempat. Bahkan ketika fotografer Radar Bekasi akan mengambil gambar kondisi bangunan, sempat dilakukan penghadangan.

Ketika coba dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Enung Nurcholis membenarkan gedung tersebut rencananya akan digunakan sebagi lokasi uji kir yang saat ini masih dilakukan di kawasan Bulak Kapal dekat Samsat Kota Bekasi.


“Ya memang benar gedung tersebut nantinya akan dijadikan gedung Dishub untuk uji kir,” kata Enung kepada Radar Bekasi, Rabu (16/12).

Namun pria yang sudah setahun menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan ini mengaku belum mengetahui detail proyek tersebut. “Luas pembangunan dan anggaran saya tidak tau ya. Itu ada di Disperkimtan yang menangani,” ucapanya.

Sepengetahuannya untuk tahun 2020 ini memang tidak ada kegiatan lanjutan proyek. Dan dimungkinkan tahun depan 2021 akan dilanjutkan kembali.

“Saya juga tidak bisa berkomentar banyak, karena memang saya tidak mengetahui itu. Kalau mangkrak ya mangkrak tapi coba nanti saya konfirmasi ke Dinas,” tukasnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Imas Amsia beralasan perlu melihat data lebih detail terkait proyek pembangunan tersebut. “Tahun ini melanjutkan saya belum tau ya, coba nanti saya cek ya,” ujarnya ketika dihubungi.

Pihaknya juga membenarkan pembangunan proyek gedung kir tertunda, namun apa penyebabnya ia meminta waktu untuk membuka kembali data. Termasuk ketika ditanya perihal detail anggaran dan tahun pengerjaan proyek tersebut.

“Nanti ya mas saya cari datanya dulu terkait pembangunan gedung kir. Kalau sekarang saya belum bisa saya usahakan besok (hari ini) bisa lebih detail lagi,” singkatnya. (pay)