Pastikan Kepengurusan Ideal

TERPILIH: Ketua Terpilih, Mardani Ahmad ketika memaparkan visi-misi pada agenda Musda VI KNPI Kota Bekasi, 22-23 Desember 2020 di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi. BIS/RADAR BEKASI
TERPILIH: Ketua Terpilih, Mardani Ahmad ketika memaparkan visi-misi pada agenda Musda VI KNPI Kota Bekasi, 22-23 Desember 2020 di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi. BIS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Mardani Ahmad, terpilih sebagai nakhoda baru Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi periode 2020-2023 lewat agenda Musyawarah Daerah (Musda) VI, yang berlangsung di komplek Stadion Patriot Candrabhaga.

Mardani unggul dengan perolehan 71 suara, disusul calon lainnya Agung Lesmana 34 suara, M Syahrir Mubarok dua suara, Mahfud Latuconsina lima suara, M Rizano Marsop 0, dengan suara tidak sah sebanyak tiga.


Agenda musda yang berlangsung 22 hingga 23 Desember 2020 itu juga sempat diwarnai insiden pemukulan, yang belakangan dituding sebagai upaya provokasi yang dilakukan segelintir oknum.

Ketua KNPI Kota Bekasi terpilih, Mardani Ahmad menyampaikan, setelah musda pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan semua Organisasi Kepemudaan (OKP) yang terhimpun di KNPI.


“Saya akan mencoba menyusun kepengurusan bersama formatur yang lainnya, yang dipilih oleh forum musda kemarin,” katanya.

Selanjutnya, komunikasi dilakukan untuk mengakomodir OKP yang terhimpun di KNPI. Dan juga bagaimana kemudian dirinya membedah hasil-hasil musda.

“Apa saja hasilnya, karena dalam forum musda juga dirumuskan. Program KNPI kedepan. Itu akan menjadi kajian saya untuk membuat program jangka panjang dan jangka pendek di kepengurusan saya di periode 2020-2023,” terangnya.

Ia menjelaskan, di kepengurusannya yang direkomendasikan oleh OKP mematuhi peraturan perundang-undangan. Salah satu usia maksimal 40 tahun, track record nya jelas bahwa mereka memang benar-benar pengurus dari organisasi kepemudaan dan mahasiswa.

“Itu saya pilih agar dapat mengembangkan KNPI. Saya pun akan bersinergi dengan pemerintah hal-hal apa saja, kemudian menjadi wilayah kepemudaan di situ pasti kita akan berpartisipasi,”jelasnya.

”Disitu kita juga punya program memang dituangkan langsung dari teman-teman yang memang nanti menyusun program. Saya arahkan kedepan kita membuat program yang inovatif dan berbasis teknologi,” tambahnya. (pay)