Metropolis

HMI Bekasi Laporkan Pengguna Tiktok

Dugaan Penghinaan Eks Ketum PB

HMI Bekasi Laporkan Pengguna Tiktok

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kader dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bekasi melaporkan salah satu akun tiktok yang mengunggah video penghinaan dan ujaran kebencian terhadap mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI Mulyadi P Tamsir kepada Polres Metro Bekasi Kota. Pelaporan dilakukan langsung oleh puluhan kader dan alumni, Rabu (13/1) di Mapolres Metro Bekasi Kota.

Diketahui, Mulyadi P Tamsir yang merupakan mantan Ketua Umum PB HMI periode 2015-2017 ini merupakan salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air yang dilaporkan hilang kontak dan jatuh di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu. Laporan pelanggaran UU ITE telah diterima oleh Polres Metro Bekasi Kota nomor LP/129/K/I/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota.

Salah satu alumni HMI, Dadan Ramlan menjelaskan bahwa pihaknya telah melaporkan akun tiktok @novianifitri180 lantaran dalam konten videonya dinilai telah menghina mantan Ketua Umum PB HMI dan organisasi kemahasiswaan Islam ini.

Dalam video tersebut dijelaskan, salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air adalah ketua umum PB HMI, pembenci Ahok, salah satu yang berkeinginan memenggal kepala Ahok, dan menggantung kepala Ahok.

“Dalam hal ini adalah bukan sebuah kebenaran, karena di dalam media apapun, dan dalam orasi maupun almarhum Mulyadi P Tamsir dalam hal ini sama sekali tidak pernah melakukan hal tersebut,” terangnya usai memberikan laporan.

Pihaknya meminta kepada Polres Metro Bekasi Kota untuk menindak lanjuti laporan HMI Bekasi. Selain HMI Bekasi, beberapa pengurus cabang dan alumni di daerah lain juga melaporkan pelanggaran UU ITE kepada pihak kepolisian.

“Tapi kemungkinan dari PB HMI, dalam hal ini Bakornas LKBH membuat laporan di Polda Metro Jaya. Cuma hari ini sudah dilaporkan atau belum, kami belum dapat laporan,” tambahnya.

Di waktu yang berbeda, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing lebih lanjut akan memeriksa laporan pelanggaran UU ITE yang sudah diterima oleh Polres Metro Bekasi Kota.

“Kami cek dulu, nanti saya tanyakan terkait masalah IT tindak lanjutnya ke Polda atau kemana,” ungkapnya. (sur)

Related Articles

Back to top button