Metropolis

Tambah Tempat Tidur Ruang ICU

Rahmat Effendi Walikota Bekasi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Setelah sempat krisis tempat tidur di ruang Intensive Care Unit (ICU), saat ini kapasitas tempat tidur ruang ICU isolasi pasien Covid-19 Kota Bekasi bertambah 33 unit. Penambahan tempat tidur ruang ICU ini sebelumnya telah direncanakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bekasi setelah dipastikan tidak lagi tersedia tempat tidur untuk pasien Covid-19, Senin (18/1) lalu.

Penambahan tempat tidur ruang ICU isolasi pasien Covid-19 ini sebelumnya direncanakan di dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D milik pemerintah Kota Bekasi. Dari total kapasitas tempat tidur sebanyak 118, hingga kemarin telah terisi sebanyak 97 tempat tidur.

“Tempat tidur (ruang rawat) isolasi yang terisi 1.475, tempat tidur isolasi kosong 110. ICU isolasi ada 118 tempat tidur, ICU isolasi yang kosong 21 tempat tidur,” kata Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Rina Oktavia, Kamis (21/1).

Meskipun telah dilaporkan sebagai kota dengan ketaatan terbaik pada protokol kesehatan, penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Bekasi belum berhenti. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil belum lama ini menyebut Kota Bekasi sebagai kota dengan ketaatan masyarakat memakai masker dan menjaga jarak terbaik di Jawa Barat.

Data perkembangan kasus Covid-19 hingga kemarin mendekati 20 ribu kasus, catatan kasus terkonfirmasi saat ini mencapai 19.841 kasus. Dari 19 ribu lebih kasus tersebut, 1.592 kasus dalam perawatan dan isolasi mandiri, 17.918 kasus dinyatakan sembuh, dan 331 meninggal dunia.

RSUD tipe D yang rencananya akan dioperasikan pada bulan Januari 2021, belum beroperasi. Ketua Satgas penanganan Covid-19 Kota Bekasi, Rahmat Effendi beberapa menyampaikan proses penganggaran sudah rampung dilakukan.

Hanya, saat ini pihaknya tinggal melaksanakan pengadaan barang untuk dapat segera dioperasikan, guna menambah kapasitas RS untuk pasien Covid-19.”RSUD tipe D Beksi Utara seharusnya sih sudah berjalan, tapi mudah-mudahan minggu depan sudah bisa dipakai. Ada kendala di pengadaan barangnya saja, harus hati-hati,” kata Rahmat beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kapasitas rumah sakit yang ada tidak akan cukup untuk merawat seluruh masyarakat Kota Bekasi sebanyak 2,4 juta penduduk, dengan kondisi penyebaran yang cenderung meningkat di semua daerah. Alternatif yang sementara ini sudah dilakukan dan terlaksana baru menambah jumlah kapasitas tempat tidur di RS darurat Stadion Patriot Candrabhaga sebanyak 65 tempat tidur dan penambahan tempat tidur di ruang ICU 33 unit.

Selanjutnya, menunggu operasional RSUD tipe D Bekasi Utara dan rencana untuk menambah tempat tidur di ruang perawatan isolasi gedung F RSUD Chasbullah Abdulmajid. Selasa kemarin, laporan keterisian tempat tidur di RSUD Chasbullah Abdulmajid hampir penuh, untuk itu diperlukan penambahan ruang rawat isolasi pasien Covid-19.

“Nah oleh karena itu (kepatuhan masyarakat terbaik) memacu kita untuk terus memperbaiki pengendalian Covid-19,” tukasnya.

Langkah selanjutnya untuk mempertahankan kepatuhan masyarakat dengan cara lebih masif melakukan sosialisasi protokol kesehatan, serta menerapkan sanksi kepada masyarakat yang kedapatan tidak patuh berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) yang telah disusun. Tracing juga musti terus dilakukan untuk mendeteksi kasus baru. (Sur)

Related Articles

Back to top button