Bekasi

LAILATUL QADAR

DR.KH.Hamdani Nijan MA Dosen - STAI At-Taqwa Bekasi

DR.KH.Hamdani Nijan MA – Dosen STAI At-Taqwa Bekasi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Allhamdulillahi Rabbil alamin,kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah dan senantiasa memberikan anugrah nikmat dan karunia-Nya kepada kita semua, hingga kita tetap istiqamah dalam iman, islam dan ihsan. shalawat dan salam kita ucapkan untuk junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarganya, sahabatnya serta siapa saja yang berada didalam dakwahnya .Amin.

“. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan dan tahukah kamu Apakah malam kemuliaan itu, malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan”.(QS ,AL-Qadar (97 ) :1 -3 )

Lailatul Qadar , adalah malam yang penuh keberkahan (lailah mubarakah )yang mempunyai keisimewaan , malam yang lebih baik dari seribu bulan, bahkan dari seumur manusia . Al-Imam Muhammad Abduh mema’nakan Al-Qadar sebagai berikut : Qadar adakalanya bermakna : “Taqdir “ karena Allah pada malam itu memulai mentaqdirkan agama Nya dan membatasi khiththah untuk Nabi Nya dalam menyeru manusia kepada agama , yang melepaskan mereka dari kerusakan dan kehancuran yang sedang mereka derita. dan adakalanya bermakna : “ Syarf “ ( kemuliaan dan kebesaran ) , karena Allah telah mengangkatkan pada malam itu kedudukan Nabi Nya dan memuliakannya dengan risalah,, hal ini telah diisyaratkan Allah , bahkan ditegaskan , bahwa malam itu adalah malam yang mulia ,malam diturunkanya al-Qur’an .

Lailatul Qadar, bermakna malam kemuliaan atau malam kepastian, ibadah pada malam itu memiliki nilai sama dengan nilai ibadah seribu bulan setara dengan 83 tahun kehidupan manusia, dapat dikatakan bahwa siapa saja yang mendapatkan malam Lailatul Qadar itu akan mendapatkan pengalaman ruhani yang amat berharga dibanding dengan hidup 83 tahun.

Itulah sebabnya, kedatangan Lailatul Qadar sangat dinanti-nantikan oleh seluruh kaum muslimin, persiapan yang harus dilakukan untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar , sebagaimana diajurkan oleh Rasulullah SAW hendaknya memperbanyak qiyamul lail, mengerjakan shalat malam, ( shalat sunnah taraweh, shalat sunnah witir ,shalat sunnah tahajjud, shalat sunnah taubat ) dan hendaknya banyak berdzikir kepada Allah SWT (taqarrub ilallah ),banyak membaca al Quran, mempelajari dan mentadabbur isi kandungan al-Qur’an , banyak bersedekah , banyak bershalawat kepada baginda Rasulullah Saw , dan banyak berdoa sepanjang malam bulan Ramadhan. Sebagaimana sabda beliau dalam hadisnya “ Barang siapa berpuasa karena keimanan kepada Allah dan melakukan perhitungan kepada diri sendiri maka diampuni dosa –dosanya yang lalu. “

Namun perlu dipahami ,berkenaan tanggal turunnya lailatul Qadar itu adalah hal yang bersipat ijtihad dikalangan ulama. Sehingga pendapat seorang ulama dengan pendapat ulama lainnya berbeda beda, sebagian ulama mengatakan malam Lailatur Qadar bertepatan dengan malam 17 Ramadhan, pandangan ini dikaitkan dengan terjadinya perang badar. Perang ini adalah perang yang pertama kali terjadi dalam sejarah agama islam yang oleh al-Qur’an dinamakan perang pembeda (al-furqan ) pembeda antara kekuatan yang haq dengan kekuatan bathil. Dalam al-Quran dijelaskan dalam surat al- Imran (3 ) : 155. “ . Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan oleh syaitan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan Sesungguhnya Allah telah memberi ma’af kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.”

Lailah artinya malam, Qadar adalah kepastian ,seperti yang tercantum pada rukun iman keenam ,ialah iman kepada qada dan qadar, qada ‘artinya rencana Allah sedangkan qadar adalah kepastian Allah, dalam al-Qur’an menggunakan kata qadar sedikitnya untuk 3 hal :

pertama : penetapan dan pengaturan, malam qadar berarti malam dimana Allah menetapkan dan mengatur bagi perjalanan hidup manusia, juga dimaknai bahwa malam itu Allah SWT mengatur strategi bagi Nabi Nya Muhammad SAW, dalam berdakwah yang akhirnya menetapkan perjalanan sejarah manusia. Seperti termaktub dalam al-Quran surat al- Dukhan ayat 3 – 4 “ Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.. pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah”,

kedua : kemulyaan ,pengertian ini diambil dari firman Allah SWT . QS al-An’am ayat 91 “ dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya, di kala mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia”. Katakanlah: “Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebahagiannya) dan kamu sembunyikan sebahagian besarnya, Padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui(nya) ?” Katakanlah: “Allah-lah (yang menurunkannya)”, kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al Quran kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya”

ketiga : :sempit Malam qadar diartikan malam yang sempit karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi. QS surat ar Ra’d ayat 26 “. Allah meluaskan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, Padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).

Lailatul Qadar merupakan malam yang mulia , lebih baik dari seribu bulan , dan siapa yang dihalangi dari kebaikannya akan merugi selamanya ,dan pada malam itu diputuskan segala urusan taqdir penuh hikmah QS al Dukhan ayat 4-6. “. pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,. (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami. Sesungguhnya Kami adalah yang mengutus rasul-rasul, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui”,Maksudnya pada malam itu diputuskan segala ketetapan taqdir yang berhubunngan dengan kehidupan manuia seperti hidup,mati, rezeki baik buruk dan sebagainya

Begitu juga disebut Lailatul Qadar karena malam itu lebih baik dari seribu bulan , sebagaimana firman Allah SWT dalam al-Quran sirat al-qadar 1-5 ; “. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan dan tahukah kamu Apakah malam kemuliaan itu? malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan., pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan., malam itu (penuh) Kesejahteraan sampai terbit fajar”

Dari ayat diatas Allah SWT menjelaskan keutamaan malam Lailatul Qadar. Petama :Alllah menurunkan al-Qur’an pada malam itu kedua : Allah mengagungkan malam itu dan menjadikan malam paling istimewa sepanjang tahun. Ketiga para malaikat turun pada malam itu membawa berkah dan ketenangan , Keempat keselamatan turun pada malam itu bagi kaum muslimin

Sangat dianjurkan untuk mencari Lailatul Qadar, baik al- Qur’an maupun hadist tidak menegaskannya secara pasti, ini hikmahnya agar kita selalu berusaha mencarinya . hanya saja dalam hadist Nabi Muhammad SAW diterangkan bahwa malam Qadar berada dalam bulan Ramadhan dan kita disuruh mencarinya di sepuluh hari terakhir (al-Asy rul awakhir ) seperti malam 21,malam 23, malam 25, malam 27 malam 29 akhir ramadhan, Aisyah ra menerangkan bahwa rasulullah SAW menerangkan “carilah lailatul Qadar itu di malam yang ganjil dari puluhan akhir dari ramadhan “

Diriwayatkan dari Aisyah ra, bahwa ia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, bagaimana caranya saya mengetahui malam al-qadar itu, apa yang harus saya baca pada malam tersebut ? jawab beliau ,bacalah olehmu, “Allahumma innaka ‘afuwun karim tuhibbul afwa fa’fu’anni”( Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf,Engkau suka memaafkan ,maafkanlah kesalahanku )

Telah banyak riwayat yang menjelaskan tanda –tanda lailatul qadar antara lain disebutkan dalam suatu hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abdullah bin Mas’ud berkata. ‘Barangsiapa yang qiyamul lail setahun penuh pasti menemukan lailatul qadar, Ubay bin Ka’ab berkata : Demi Allah , tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Dia, sesungguhnya lailatul Qadar ada di bulan Ramadhan, Beliau bersumpah tanpa pengecualian , Demi Allah sesungguhnya aku tahu bahwa Lailatul Qadar pada malam ini,yang Rasulullah telah memerintahkan kepada kita untuk shalat malam dini hari tanggal dua puluh tujuh, tandanya matahari terbit pada pagi harinya putih bersih, tidak memantulkan cahaya dan matahari seakan akan mangkok besar. Dari Ibnu Abbas dari Nabi tentang tanda lailatul Qadar Beliau bersabda “ Sesungguhnnya Lailatul Qadar adalah malam cerah , tidak panas dan tidak dingin, pagi hari matahari terbit memerah dan lemah cahayanya.” (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button