Berita UtamaPolitik

Elektabilitas PDIP Meroket Lag

pdip
ILUSTRASI : Sejumlah kader PDIP Kota Bekasi, saat foto bersama usai membagikan takjil kepada warga, belum lama ini.ISTIMEWA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Elektabilitas PDI P sudah kembali naik setelah beberapa waktu lalu itu sempat turun. Survei Litbang Kompas yang menempatkan posisi partai berlambang banteng diurutan teratas dengan 25.3%.

Sekretaris DPC PDI P Kota Bekasi, Ahmad Faisyal Hermawan mengatakan, hasil survey hanya sesaat dan bisa berubah-ubah. Sesuai arahan DPP mengintruksikan seluruh jajaran pengurus, kader, dan simpatisan agar tak boleh cepat berpuas diri karena, Pemilu 2024 masih lama.

“Kami komitmen terus tegak lurus dan ikuti instruksi Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri. Selain itu, perkuat sinergi tiga pilar partai dengan seluruh daya gerak untuk rakyat, dan akan selalu hadir dengan wajah positif di tengah masyarakat dengan cara kreatif dan dirasakan manfaatnya di tengah rakyat,” kata Fayisal mengutip arahan Sekjen DPP Hasto Kristiyanto, Rabu (5/5).

Anggota DPRD Kota Bekasi fraksi PDIP ini mengaku, pihaknya akan menjaga disiplin anggota dan kader partai untuk terus ditingkatkan, serta jauhkan diri dari berbagai perbuatan yang dinilai akan merugikan atau menyakiti rakyat. “Partai kami merupakan partai wong cilik, dan rakyat adalah sumber kekuatan, dedikasi dan cita-cita Partai,” ujarnya.

Dia juga mengaku akan terus melakukan rekrutmen anggota, dan pendidikan politik, serta kaderisasi.”Blusukan akan terus kita lakukan, karena kepemimpinan yang mendengarkan arus bawah, dan gotong royong adalah bagian dari kultur Partai,” tuturnya.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, pada Maret 2021, PDI-P mengantongi elektabilitas sebesar 20,9 persen. Sementara pada April 2021, elektabilitas PDI-P berada di angka 25,3 persen. “PDI-P biarpun 25,3 persen, ada kenaikan dari bulan Maret. Tetapi masih stagnan dibanding tahun lalu,” ujar Burhanuddin dalam rilis survey.

Posisi kedua ditempati oleh Partai Gerindra. Partai yang digawangi oleh Prabowo Subianto itu memiliki elektabilitas sebesar 13,1 persen. Hanya saja, elektabilitas Gerindra mengalami penurunan hampir 4 persen. Sebab pada Maret 2021, Gerindra tercatat mengantongi elektabilitas sebesar 17 persen.

Posisi ketiga diraih oleh Partai Golkar yang juga mengalami kenaikan elektabilitas. Jika pada Maret 2021 hanya mengantongi 7,6 persen, terkini Golkar memiliki elektabilitas sebanyak 9,2 persen. “Kemudian ada Partai Demokrat yang naik cukup besar (elektabilitasnya), dari 5 persen menjadi 8 persen,” ungkapnya.

Selanjutnya, ada PKB dan PKS yang sama-sama tercatat memiliki elektabilitas di angka 7,2 persen. Burhanuddin mengatakan elektabilitas PKS cenderung stabil, sementara PKB mengalami kenaikan dari survei sebelumnya.

Kemudian ada PPP yang mengalami kenaikan elektabilitas dari 0,4 persen menjadi 2,4 persen. Disusul Nasdem dengan elektabilitas 2,3 persen (mengalami penurunan), dan PAN dengan elektabilitas 1,5 persen (mengalami kenaikan). Selain itu, ada Perindo dengan elektabilitas 1,2 persen, PSI 0,4 persen, Hanura 0,3 persen, Garuda 0,2 persen, PBB 0,2 persen, Gelora 0,2 persen, PKPI 0,1 persen, Berkarya 0,1 persen, dan lainnya 0,1 persen.(mhf/det)

Related Articles

Back to top button