
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Vaksinasi Covid-19 bagi mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Bekasi akan diberikan mulai Juli 2021. Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Wilayah IV dan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Kota Bekasi akan mengajukan permohonan vaksinasi ini kepada pemerintah daerah setempat.
Ketua Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) MPD Bekasi Raya Wawan Hermansyah mengatakan, bahwa saat ini masih fokus vaksinasi kepada dosen. Bersama APTISI, Wawan mengaku sudah membicarakan vaksinasi bagi mahasiswa.
“Kita memang masih fokus untuk vaksin dosen. Saya sudah berdiskusi dengan APTISI bahwa mahasiswa juga akan kami bantu untuk mendapatkan vaksin,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Rabu (23/6).
Menurutnya, mahasiswa akan menjalani libur panjang pada Agustus. Waktu tersebut akan memanfaatkan untuk vaksinasi.
“Juli itu kan rata-rata mahasiswa melaksanakan UAS, nah di Agustus itu akan libur panjang. Jadi bisa lah digunakan untuk melakukan proses vaksin,” katanya.
Mekanisme vaksin bagi mahasiswa tidak jauh berbeda dengan dosen. Nantinya, mahasiswa dapat mendaftarkan diri melalui staf akademik bagian kemahasiswaan untuk dilakukan proses vaksin.
Sosialisasi mengenai vaksinasi akan dilakukan ke perguruan tinggi atau dengan menggandeng Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). “Rencananya, sosialisasi akan disampaikan melalui kampus masing-masing atau kami akan bekerjasama dengan BEM. Sekedar memberikan info bahwa APTISI dan ADI akan membantu mahasiswa dalam proses vaksinasi,” katanya.
Mahasiswa penting untuk diberikan vaksin. Sebab, mahasiswa menjadi salah satu yang cukup berisiko terpapar Covid-19.
“Jika mahasiswa tidak divaksin, maka mereka yang akan menimbulkan kluster terbesar di lingkungan perguruan tinggi. Karena jangkauan mereka ada yang sudah bekerja dan kegiatan lain di luar sana,” tukasnya.
Ketua APTISI Wilayah IV Makmur Heri Santoso mengungkapkan, vaksinasi bagi mahasiswa sangat penting. “Karena jika dosennya sehat, mahasiswanya juga harus sehat,” tukasnya. (dew)











