Cikarang

Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) menjadi bulan-bulanan massa, setelah aksinya dipergoki warga Kampung Cibarengkok Desa Jatiwangi Kecamatan Cikarang Barat. Akibatnya, dua maling itu mengalami luka cukup parah karena emosi warga yang tidak terbendung.

Dari informasi yang diperoleh dari lokasi, kejadian ini berawal saat salah satu pelaku yang sedang menjalankan aksinya mencuri sepeda motor milik warga, namun berhasil dipergoki. Mengetahui aksinya kepergok warga, pelaku langsung panik dan mencoba melarikan diri ke arah kawasan industri.

Namun warga yang berada di lokasi, langsung mengejar pelaku, dan sempat terjadi kejar-kejaran. Dua pelaku berhasil ditangkap di lokasi yang berbeda dalam waktu bersamaan. Satu pelaku berhasil ditangkap di dalam pabrik dekat lokasi kejadian. Kemudian, satu pelaku lagi, berhasil ditangkap di lokasi kejadian.

Dua pelaku tersebut, beraksi di dua tempat yang berbeda, tapi masih di Kampung Cibarengkok Desa Jatiwangi Kecamatan Cikarang Barat.

“Jadi, ada dua pelaku yang ditangkap, dan dikeroyok oleh warga. Dua pelaku ini sepertinya satu komplotan, dan keduanya diamankan di kantor desa,” ujar staf Kantor Desa Jatiwangi, Misna Deni, Rabu (28/7).

Menurutnya, petugas Linmas yang sejak awal mengamankan para pelaku sempat kewalahan menghadapi massa yang beringas saat menghakimi para pelaku. Sampai akhirnya, kedua pelaku tidak bisa diamankan. Tidak lama kemudian, polisi datang, dan berhasil mengamankan kedua pelaku.

“Sebelum polisi datang, warga banyak di depan kantor desa. Itu warga dari entah dari mana saja sampai ke sini,” ungkapnya.

Sementara itu, pedagang yang berada di sekitar kawasan industri, Ega mengungkapkan, pelaku yang berhasil ditangkap di dalam pabrik, datang dari arah perkampungan, sambil dikejar warga. Karena pintu gerbang pabrik ini terbuka, pelaku langsung masuk ke dalam.

Saat akan ditangkap, pelaku sempat mengacungkan pisau ke arah warga, tapi karena banyaknya warga, akhirnya bisa dilumpuhkan dengan menggunakan kayu, batu, dan lain-lain.

“Karena takut, dia (pelaku) sempat acungkan pisau ke arah warga. Karena massa banyak, akhirnya bisa dilumpuhin secara bersama-sama, ada yang pakai kayu, batu, termasuk benda lain-nya. Pelaku ini datang dari arah perkampungan,” terang Ega.

Namun, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, IPTU Trisno belum bisa memberi keterangan secara detail terkait peristiwa tersebut. Hal itu mengingat masih dalam pemeriksaan untuk mengetahui lebih lanjut.

“Kedua pelaku sudah ada di Polsek, sekarang dalam pemeriksaan,” jawab Trisno. (pra)

Related Articles

Back to top button