Cikarang

Refocusing Anggaran, Pembangunan Infrastruktur Tetap Berjalan

RADARBEKASI.ID, CIKARANG PUSAT – Meski sejumlah anggaran pada 2021 ini ada refocusing anggaran untuk percepatan penanganan pandemi Covid-19 sebesar Rp185 miliar, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, tetap melaksanakan percepatan pembangunan infrastruktur.

Dari data Bagian Pengadaan Barang Jasa Sekretariat Daerah Pemkab Bekasi, pada tahap lelang awal serempak, sudah rampung sebanyak 257 titik kegiatan.

Kegiatan tersebut, dari dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Dinas Binamarga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA).

Kepala Bagian Pengadaan Barang Jasa (BPBJ) Setda Pemkab Bekasi, Iman Nugraha mengungkapkan, untuk tahap awal lelang serempak sebanyak 257 titik dengan total anggaran sekitar Rp400 miliaran sudah rampung.

Kegiatan tersebut, merupakan dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, sebanyak 77 kegiatan, Dinas Binamarga dan PSDA, sebanyak 180 kegiatan.

“Tahap awal lelang serempak sudah rampung, dan pelaksanaan kegiatan bisa langsung dikerjakan untuk pembangunan infrastruktur. Namun setelah masa sanggah yang saat ini sedang berlangsung,” ucap Iman, saat ditemui di ruang BPBJ, Komplek Pemkab Bekasi, Selasa (3/8)

Ia menjelaskan, kegiatan yang bisa dilakukan, diantaranya yang sudah ditetapkan pemenang lelangnya untuk pembangunan jalan, jembatan dan sekolah.

Iman memprediksi, mulai pekan ini dari masing-masing dinas sudah bisa membuat kontrak kerja. Dengan waktu kurang lebih empat bulan, cukup untuk pembangunan konstruksi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Beni Saputra menambahkan, pihaknya tetap melakukan pelaksanaan pembangunan, meskipun ada refocusing anggaran sebesar Rp84,5 miliar.

“Jadi, ada skala prioritas yang tetap dilaksanakan pembangunan, dan saat ini sedang masuk masa sanggah yang akan dilanjutkan pemberkasan administrasi kontrak kerja untuk pelaksanaan-nya,” tutur Iman.

Menurutnya, refocusing anggaran adalah untuk pemeliharaan gedung bupati, serta pembangunan sekolah yang dinilai kurang prioritas, serta untuk rapat kerja dan kegiatan sosialisasi.

Sedangkan Kepala Dinas Binamarga dan PSDA, Iwan Ridwan menjelaskan, sejumlah kegiatan untuk pembangunan drainase atau irigasi, dipangkas untuk kepentingan penanganan Covid-19. Kemudian, anggaran untuk pembangunan sebagian jalan dan jembatan juga dipangkas.

“Dari Dinas PSDA, ada Rp29,6 miliar refocusing anggaran. Tapi karena tahap awal sudah rampung dilelang, jadi tetap kami laksanakan. Dan semoga di masa pandemi ini, masyarakat tetap bisa merasakan program pembangunan dari program Pemkab Bekasi,” beber Iwan. (and)

Related Articles

Back to top button