Metropolis

Pengadaan Truk Sampah Tertunda

BEKASI TIMUR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengaku masih kesulitan mengangkut sampah karena terbatasnya armada. Usulan penambahan truk sampah hingga saat ini urung terealisasi.

“Armada kita dari jumlah 287 unit hanya 253 yang laik jalan. Sisanya ada yang sudah rusak dan tidak laik jalan. Tetapi kalau saat darurat memang volume sampah tinggi kita gunakan asalkan bisa jalan,” ujar Kepala DLH Kota Bekasi, Yayan Yuliana.

Yayan menyebut minimnya armada pengangkut menjadi kendala. Dikarenakan, armada yang beroperasi tidak hanya mengangkut sampah warga, namun sampah liar yang kerap dijumpai di sejumlah wilayah Kota Bekasi.

“Ya idealnya truk pengangkut sampah sekitar 400 armada yang layak jalan untuk mengangkut volume sampah yang mencapai 1.800 ton. Pengajuan kita tetap lakukan untuk tahun ini. Tetapi belum pernah terealisasi,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim mengatakan pengajuan truk sampah tahun ini masuk dalam perubahan. Pengajuan puluhan truk sampah belum final.

“Jadi yang kemarin itu kita sama-sama tahu, refocusing anggaran cukup besar untuk penanganan Covid-19. Jadi semua kegiatan banyak yang stuck seperti insfrastruktur 2020 hampir beberapa persen itu hilang cukup besar,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia usulan tahun 2021 ini baru dimasukan kembali dan di 2022 pada APBD murni jika tidak ada kendala pengadaan truk sampah bisa terealisasi. “Kita juga membenarkan memang armada atau truk sampah yang dibutuhkan minimal 400 unit. Supaya bisa tercover semuanya di lokasi pembuangan sampah. Karena memang masyarakat kita makin lama makin tinggi jumlah penduduknya. Insya Allah tahun 2022 bisa tercover puluhan unit truk sampah dan harus bisa itu terealisasi,” tutupnya. (pay)

Related Articles

Back to top button