Disdik Tampung Pengajuan Permohonan PTMT

BERI MATERI: Guru memberikan materi saat PTMT di PAUD Quantum Kota Bekasi, Selasa (21/9). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
BERI MATERI: Guru memberikan materi saat PTMT di PAUD Quantum Kota Bekasi, Selasa (21/9). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah 119 dari total 1.345 Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Bekasi belum menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Dari jumlah itu, sebagian mulai mengajukan permohonan pelaksanaan PTMT ke Disdik setempat.

“Yang belum saat ini sudah mulai mengajukan ke kami, tetapi kami tampung dulu. Menunggu evaluasi dari hasil monitoring selama empat hari yang kami lakukan,” kata Kepala Bidang PAUD Disdik Kota Bekasi Anhar kepada Radar Bekasi, Selasa (21/9).


Namun, Anhar tak menjelaskan total PAUD yang mulai mengajukan permohonan tersebut. Adapun 1.226 PAUD sudah menyelenggarakan PTMT sejak Senin (20/9). Sejak hari pertama hingga keempat, tim Disdik melakukan pemantauan ke sejumlah PAUD.

Pelaksanaan PTMT harus memenuhi beberapa ketentuan. Antara lain, setiap kelas maksimal hanya diisi lima siswa, proses pembelajaran di kelas maksimal satu jam tanpa istirahat, siswa wajib diantar jemput oleh orang tua atau wali, serta menyediakan ruang tunggu. Ketentuan tersebut menjadi hal yang dipantau oleh tim Disdik selama empat hari.


“Kemarin saya lihat ada beberapa orang tua yang memutuskan untuk pulang dulu karena rumahnya dekat kemudian dijemput kembali pada saat pulang, sementara orang tua yang rumahnya jauh memilih untuk menunggu proses pembelajaran selesai. Makanya sekolah harus menyediakan ruang tunggu sesuai dengan prokes,” tuturnya.

Setelah pemantauan, Disdik akan melakukan evaluasi bersama dengan penilik PAUD di masing-masing wilayah. “Penilik PAUD nanti kita libatkan, karena kan yang tahu betul setiap sekolahnya adalah penilik. Siap atau tidaknya sekolah tersebut untuk melaksanakan PTMT nanti kita minta pendapat dari penilik,” pungkasnya. (dew)