Olahraga

Laga Pertama Ajang PON Papua Berjalan Lancar

PIMPIN DISKUSI: Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XX Papua, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, saat memimpin diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9, bertajuk “Selamat Bertanding, Junjung Sportivitas,” Kamis (23/9). DOK.FMB9/RADAR BEKASI ID.

RADARBEKASI.ID,PAPUA – Laga pertama perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, dari cabang olahraga (cabor) Softball Putra, berjalan dengan lancar pada Rabu (22/9).

Pertandingan tersebut, dilaksanakan mulai dari pagi hingga sore, yang diikuti oleh enam kontingen dari berbagai provinsi di tanah air. Laga tersebut, bertempat di lingkungan Universitas Cendrawasih (Uncen).

“Sebagai pertanda bahwa dimulainya PON XX Papua, pertandingan pertama dari cabor Softball Putra, berlangsung dari pagi hingga sore berjalan dengan sangat baik,” ujar Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XX Papua, Mayjen TNI (Purn) Suwarno dalam diskusi FMB9, bertajuk “Selamat Bertanding, Junjung Sportivitas,” Kamis (23/9).

Menurut dia, secara keseluruhan pertandingan pertama ajang perhelatan olahraga tingkat nasional itu, berjalan lancar sesuai dengan harapan. Seluruh pihak yang terlibat pada pertandingan, menjalankan tugasnya masing-masing.

Dari mulai unsur wasit, juri, dan panitia penyelenggaraan yang merupakan putra-putri Papua, dapat sukses menyelenggarakan pertandingan di atas.
Semuanya bersinergi untuk membuat laga pertandingan pertama yang dilaksanakan tersebut, berjalan optimal.

“Sebagai representasi dari induk cabang olahraga, wasit, juri, dan panitia
pertandingan melibatkan putra-putra Papua, saya kira sudah biasa
menyelenggarakan pertandingan tersebut,” ujar Suwarno.

Dirinya optimistis, penyelenggaraan laga pertandingan pada ajang PON XX Papua, selama kurang lebih satu bulan ke depan, dapat berjalan lancar.

“Untuk semua yang berkaitan dengan penyelenggaraan PON XX Papua, dan
sebagainya itu akan bisa lancar pada waktunya,” terang Suwarno.

Di lain sisi, ajang PON Papua, juga akan mampu menghasilkan bibit atlet-atlet muda potensial dan berbakat untuk ajang-ajang olahraga internasional.

Seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Karena banyak bibit unggul yang dapat dibina untuk mengikuti ajang-ajang tersebut.
Oleh karena itu, pihaknya menekankan, bahwa setiap atlet yang berlaga dapat menjunjung tinggi sportivitas.

Ini penting, sebab nilai itu akan membuka tabir bakat seorang atlet dalam suatu pertandingan.

“Kami sudah sampaikan ini semuanya, agar benar-benar ditegakkan nilai sportivitas, karena ini akan mempunyai dampak yang sangat luas kepada Indonesia ke depan,” ucapnya.

Maka dapat dipastikan, prestasi yang diperoleh oleh atlet, benar-benar dari
kemampuannya. Sehingga, atlet yang akan dibina oleh instansi terkait dapat membuahkan prestasi membanggakan di masa mendatang.

“Jika tidak terjadi sportivitas, maka nantinya cabor akan kesulitan di dalam
memilih atlet yang akan menjadi duta bangsa,” terangnya.

Suwarno berharap, ajang PON Papua, dapat mendorong pembinaan atlet-atlet nasional menjadi lebih baik di masa mendatang. Yang paling penting, ajang PON Papua ini, dapat merekatkan nilai persatuan dan kesatuan Indonesia.

Dengan berkumpulnya masyarakat dari berbagai lapisan dengan
latar suku, budaya, agama, dan ras yang berbeda, bisa membangkitkan rasa cinta tanah air.

Ditambahkan Suwarno, PON Papua juga merupakan ajang pembuktian kepada dunia global, bahwa di tengah merebaknya pandemi Covid-19, Indonesia tetap mampu mengadakan cara olahraga tingkat nasional. Dan hal itu, merupakan suatu kebanggaan yang sangat bernilai.

“Ini merupakan tantangan tersendiri, dalam pelaksanaan PON Papua,” tandas Suwarno. (bis)

Related Articles

Back to top button