Metropolis

Sisakan 47 Pasien Isoman

RS Darurat Kosong

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Angka kasus Covid-19 Kota Bekasi terus mengalami penurunan. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi hingga 26 September 2021 tersisa 47 pasien yang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Jumlah tersebut menurun drastis sejak lonjakan kasus awal Juli 2021 mencapai 4.952 kasus. Hal itu terjadi, lantaran kasus kesembuhan Covid-19 di Kota Bekasi diklaim meningkat dan kasus terkonfirmasi positif cenderung menurun.

Kepala BPBD Kota Bekasi, Enung Nurcholis mengatakan, data yang mereka terima dari puskesmas di Kota Bekasi tercatat ada sebanyak 47 orang yang melakukan isolasi mandiri.

“Tapi tetap, bagi 47 warga yang melakukan Isoman tetap kita pantau. Kita juga bekerjasama dengan para Nakes dan Pamor untuk melihat perkembangan warga yang Isoman,” kata Enung ketika dikonfirmasi Radar Bekasi, Minggu (26/9).

Pemberian sembako, lanjut dia, tetap disalurkan kepada warga yang menjalani Isoman. Vitamin dan obat-obatan pun diberikan melalui tenaga kesehatan yang ada di setiap wilayah. Sementara untuk pemeriksaan kesehatan para warga yang Isoman langsung dipantau oleh Nakes setempat.

Hal itu diakuinya sesuai instruksi Wali Kota Bekasi untuk tetap memantau dan mengawasi warga yang Isoman hingga sembuh.”Yang pasti kita akan pantau setiap hari perkembangan warga yang Isoman di rumah,” ucapnya.

Ia pun berharap, dari 47 orang yang Isoman bisa secepatnya sembuh. Kemudian, bagi warga yang sehat pun tetap mengikuti arahan dan aturan dari pemerintah.

“Kita akan pantau terus ya warga yang Isoman hingga sembuh. Kita harap kasus Isoman pun akan terus menurun,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Tanti Rohilawati manegaskan, saat ini warga yang menjalani isolasi di RS Darurat Stadion Patriot Candrabhaga sudah tidak ada alias nol.

“Saat ini di RS Darurat Stadion itu kosong ya. Sudah tidak ada lagi warga yang isolasi,” katanya.

Tanti menjelaskan penurunan kasus positif Covid-19 menurun drastis. Namun ia meminta masyarakat untuk tidak lengah dan tetap menerapkan prokes.

“Vitamin dan 5 M harus tetap diterapkan oleh masyarakat supaya kasus Covid-19 tidak terjadi lagi di Kota Bekasi. Pokoknya tetap terapkan Prokes,” tutupnya. (pay/one)

Related Articles

Back to top button