Pendaftaran Calon Pengajar Praktik Segera Dibuka

ILUSTRASI: Sejumlah guru SMK Bistek Kota Bekasi saat mengikuti pelaksanaan ANBK. Kemendikbudristek akan membuka pendaftaran calon pengajar praktik mulai Oktober 2021. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI
ILUSTRASI: Sejumlah guru SMK Bistek Kota Bekasi saat mengikuti pelaksanaan ANBK. Kemendikbudristek akan membuka pendaftaran calon pengajar praktik mulai Oktober 2021. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan membuka pendaftaran calon pengajar praktik mulai Oktober 2021. Program ini menyasar 166 kota/kabupaten di Indonesia, termasuk Kota Bekasi.

Pengajar Praktik merupakan orang yang mendampingi peserta menjalankan perannya sebagai calon guru penggerak, khususnya pada saat pelatihan selama sembilan bulan. Adapun pelaksanaan program guru penggerak angkatan kelima ini akan berlangsung pada April 2022.


Pendamping program guru penggerak angkatan pertama Jajang menyampaikan, proses rekrutmen pengajar praktik akan dibuka mulai 4-22 Oktober 2021. Guru yang berminat dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui situs Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Profesional Berkelanjutan (SIM PKB).

“Ini sifatnya individual, masing-masing guru yang berminat bisa mendaftarkan diri melalui SIM PKB secara online,” jelas Jajang kepada Radar Bekasi, Rabu (29/9).


Menurutnya, Kemendikbudristek membutuhkan 1.600 pengajar praktik sebagai mentor 8.000 calon guru penggerak. Jajang menyebut, hal ini merupakan peluang bagi guru tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.

“Manfaatkan peluang untuk mencari pengalaman. Banyak keuntungan jika kita mengikuti ini, salah satunya adalah mendapatkan ilmu,” katanya.

Dalam rekrutmen, terdapat tiga tahapan seleksi yang harus dilalui oleh peserta. Tahap satu meliputi registrasi, pengisian biodata, esai, serta unggah dokumen. Sedangkan tahap kedua meliputi penilaian simulasi mengajar dan wawancara, serta tahap ketiga berupa calon pengajar praktik.

Dikatakan Jajang, guru di Kota Bekasi memiliki kesempatan untuk mengisi ketersedian kuota calon pengajar praktik. “Guru yang memiliki prestasi ini adalah kesempatan yang baik. Saya yakin banyak guru di Kota Bekasi yang berprestasi bisa lolos menjadi calon pengajar praktik,” katanya. (dew)