Simpang BCP Ditutup Sementara

BEKASI SELATAN-Pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan pada tanggal 4 Oktober hingga 15 November 2021 pukul 21.00 hingga 04.00.

Pengalihan arus lalu lintas ini disebabkan adanya proyek pengangkatan balok girder yang mengharuskan dilakukannya penutupan simpang BCP.


Pasalnya banyak alat berat yang akan masuk dan  proses pengangkatan cukup memakan waktu. Meski demikian penutupan simpang BCP ini hanya akan dilakukan pada pukul 21-00  hingga 04.00.

“Berdasarkan hasil kajian Dinas Perhubungan Kota Bekasi beserta unsur terkait. Pengalihan arus lalu lintas pada pekerjaan erection girder proyek Tol Becakayu perlu diberlakukan,” ujar Andi Wibowo selaku Staf Unit Reaksi Cepat Dinas Perhubungan Kota Bekasi.


Hal ini guna mengurai titik kemacetan di lokasi proyek. yang mana lokasi proyek berada di pusat Kota Bekasi. ”Rekayasa pengalihan arus lalu lintas pada proyek tersebut berlaku di waktu malam hari pada saat pekerjaan proyek berlangsung yaitu pukul 21.00 – 04.00. Sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di jam sibuk.” Paparnya.

Informasi yang diterima Radar Bekasi,  pemasangan meliputi erection Girder Pier 347 – 348 Tol Becakayu -+ 12 balok girder. Proses pengangkatannya menutup simpang BCP pekerjaannya malam hari pukul 21.00 – 04.00.

Ditutupnya simpang BCP membuat rekayasa lalu lintas diberlakukan. Sejumlah kendaraan yang melintasi simpang BCP di jam tersebut juga dialihkan.

Khusus kendaraan bersumbu besar diwajibkan untuk keluar dan masuk pada Pintu Tol Cakung yang akan menuju dan dari Pondok Ungu dan Bekasi Utara serta sekitarnya.

Untuk kendaraan bersumbu berat menuju Utara  Pondok Ungu dan Bekasi Utara diwajibkan melalui Tol Cakung pada jam tersebut. Jika memaksakan keluar Tol Bekasi Barat akan diputar balik arah menuju Tol Bekasi Barat kembali.

Pantauan Radar Bekasi crane dengan ukuran besar sudah terpasang di simpang BCP. Pada tengah malam pengalihan arus juga sudah mulai dilakukan utamanya di Jalan M Hasibuan dan Jalan Ahmad Yani Bekasi Selatan.  (mg7/mg8).