Sebarkan Virus Kewirausahaan bagi Mahasiswa

FOTO BERSAMA: Sejumlah jajaran dari civitas akademika UNKRIS, UKM Inkubis HIPMI PT UNKRIS, dan BPC HIPMI Kota Bekasi, foto bersama. ISTIMEWA
FOTO BERSAMA: Sejumlah jajaran dari civitas akademika UNKRIS, UKM Inkubis HIPMI PT UNKRIS, dan BPC HIPMI Kota Bekasi, foto bersama. ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Para generasi muda yang aktif berada di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Inkubator Bisnis (Inkubis) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Krisnadwipayana (HIPMI PT UNKRIS) resmi dilantik, Sabtu (30/9). UKM ini akan diharapkan mampu  menyebarkan virus kewirausahaan bagi mahasiswa di kampus tersebut.

Rektor UNKRIS Ayub Muktiono menyampaikan, dirinya menyambut baik dan merasa bangga dengan adanya UKM Inkubis HIPMI PT UNKRIS. Menurutnya, ini menjadi jalan baik mengingat alumni UNKRIS Abdul Latif adalah penggagas sekaligus pendiri HIPMI.


Ia menjelaskan, UKM UKM Inkubis HIPMI PT UNKRIS akan di bawah komando Susetya Herawati selaku ketua Lembaga Pengembangan Kreativitas dan Kebangsaan (LPPK).

“Dengan dibangungnnya HIPMI PT UNKRIS, kedepan kita berharap dapat menjadi wadah kawah candradimukanya para mahasiswa dalam membentuk dirinya menjadi karakter yang tangguh, tanggon dan trengginas,” ujarnya dalam sambutan.


Lebih lanjut dikatakannya, dalam menyongsong Generasi Emas 2045, bonus demografi harus disikapi dengan baik. “Untuk itu jangan mudah putus asa, selalu bersyukur, berikhtiar, suka melakukan introspeksi diri dan mengamalkan sila-sila dalam Pancasila dari setiap langkah yang diambil,” imbuhnya.

Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Bekasi Wishnu Wijaya mengatakan, HIPMI yang saat ini sudah berusia 49 tahun hadir menjawab keresahan para pengusaha pada waktu itu yang dianggap sebagai masyarakat dalam tataran bawah dan tidak menjadi idaman bagi calon mertua.

Oleh karenanya menjadi tugas HIPMI untuk melakukan sosialisasi pada masyarakat bahwa menjadi pengusaha itu tidak ada salahnya. Bahkan menjadi pengusaha itu dapat mendorong perekonomian negara.

Wisnu mengatakan, sampai saat ini Indonesia masih tertinggal jauh dari negara negara lain. “Indonesia masih jauh tertinggal dari negara negara lain bahkan negara di Asia. Adanya HIPMI PT UNKRIS ini memberikan kesempatan dan dorongan bahwa sejak mahasiswa mereka sudah dikenalkan untuk berwirausaha,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, akan banyak peluang dan jaringan yang terbangun oleh mahasiswa dari organisasi ini.

“Bukan saja arahnya pada permodalan, tetapi hal hal yang akan mampu dibangun bersama sama,” ungkapnya.

Ketua Umum HIPMI PT Kota Bekasi Rigel Pawallo menyampaikan, bahwa jangan takut dengan kata pengusaha sebab gagasan pun jika terus dikembangkan maka akan jadi dan Inkusnis adalah wadahnya. Oleh karenanya yang terpenting mari berkolaborasi dan bersinergi.

Dikatakan, prestasi yang akan diraih tentu tidak saja untuk diri sendiri tetapi akan membawa nama UNKRIS lebih baik lagi. “Ini adalah kepengurusan Inkubis HIPMI PT tahun 2021-2022. Semoga kepengurusan ini mampu menyebarkan virus-virus entrepreneur bagi adik-adik di bawahnya,” tuturnya.

Terpilih sebagai Ketua Umum Mahasiswa Fakultas Teknik Informatika UNKRIS Dicky Pratama menyampaikan, dalam kepemimpinannya dalam satu tahun kedepan akan melakukan sinergi bersama jajarannya yang merupakan mahasiswa dari lintas fakultas dan prodi UNKRIS.

“Sinergi yang akan dilakukan melalui Inkubis HIPMI PT Unkris ini, hal yang pertama adalah merekrut anggota untuk bersama sama membangun insan perguruan tinggi yang kreatif, aktif dan inovatif dalam menjawab program program yang sedang sangat digencarkan oleh pemerintah dalam menumbuhkan mindset kewirausahaan,” terangnya.

Kemudian melakukan sosialisasi dan pelatihan-pelatihan guna lebih mengenalkan Inkubis HIPMI PT UNKRIS dan menajamkan kemampuan dari talenta para mahasiswa yang memiliki minat pada dunia wirausaha.
Pembina seluruh UKM yang ada di UNKRIS Parbuntian Sinaga mengatakan, adanya UKM Inkubis HIPMI PT UNKRIS ini menjadi daya magnet bagi para mahasiswa untuk dapat melakukan kegiatan-kegiatan di lingkungan Kota Bekasi dalam rangka mendorong adanya ketahanan ekonomi.

“Dengan hadirnya kerjasama ini, mahasiswa dapat belajar sejak dini mengenai dunia bisnis,” pungkasnya. (dew/pms)