Pemkab Bangun 240 Jembatan

CIKARANG PUSAT – Sebanyak 240 jembatan, mulai dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, pada tahun 2021, yang tersebar di 23 kecamatan.

Bangunan jembatan tersebut bervariasi, mulai dari ukuran kecil, sedang, maupun besar. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Jembatan pada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Ambarusno.


“Itu termasuk jembatan yang kecil, jembatan besar, berikut pemeliharaan juga yang tersebar di 23 kecamatan,” tuturnya saat melakukan pemantauan bersama Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Kamis (14/10).

Ia menjelaskan, dari 240 jembatan yang di bangun, satu diantaranya menjadi sorotan. Yakni, Jembatan Kalijambe, di wilayah Graha Prima, penghubung antara Kecamatan Tambun Selatan, dan Tambun Utara. Pasalnya, itu akan menjadi jembatan ikonik.


Menurut Ambarusno, nanti akan desainnya seperti ada lighting lampu yang bisa dikendalikan dari jarak jauh. Namun, untuk sementara lighting-nya akan diatur setiap hari lima jam. Antara pukul 18:00 sampai pukul 23:00 WIB. Sejauh ini, progres pembangunan jembatan tersebut baru 23 persen. Ditargetkan dalam waktu 120 hari bisa selesai.

“Jembatan Kalijambe ini, desain-nya ikonik. Pembangunan jembatan ini yang paling menarik perhatian,” ucapnya.

Dijelaskan Ambarusno, alasan pembangunan Jembatan Kalijambe ini, karena menjadi penyumbat, mengingat kondisinya berbentuk gorong-gorong, sehingga sangat mengganggu aliran air.

“Jembatan Kalijambe ini, bentuknya gorong-gorong, sehingga aliran air tersumbat, ditambah dengan volume sampah. Makanya, kami lakukan pembangunan,” bebernya.

Ambarusno mengakui, pembangunan jembatan dan pemeliharaan, memang bukan satu-satunya langkah untuk menanggulangi banjir. Akan tetapi, setidaknya bisa mengurangi dampak banjir yang kerap melanda Kabupaten Bekasi. Kemudian, pembangunan jembatan ini, juga bisa dilintasi kendaraan, sehingga membantu kegiatan ekonomi masyarakat.

“Memang program ini menjadi prioritas. Sebelumnya, kami mengadakan giat untuk tanggap bencana banjir, yang dipusatkan di Graha Prima ini,” ujar Ambarusno. (pra)