Pendidikan

Kreatif Mengajar Saat Pandemi

Ahmad Romli Ketua MGMP Matematika SMA Kabupaten Bekasi

Ahmad Romli Ketua MGMP Matematika SMA Kabupaten Bekasi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tenaga pendidik dituntut memiliki banyak cara dalam menyampaikan materi kepada siswa. Terlebih saat masa masa pandemic saat ini, guru harus lebih kreatif memberikan materi. Sehingga, materi yang disampaikan bisa diterima siswa. Demikian ditegaskan ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMA Kabupaten Bekasi, Ahmad Romli.

Pria berusia 40 tahun ini mengaku,  saat ini berbagai upaya dilakukan sebagai salah satu langkah untuk peningkatan kemampuan guru di masa pandemi. Salah satunya dengan memanfaatan google workspace for education yang sudah terselenggara sejak tanggal 9 oktober lalu.

“Ini merupakan salah satu kegiatan yang sedang kami laksanakan. Karena matematika adalah salah satu mata pelajaran yang sulit juga untuk dipahami ketika harus disampaikan melalui metode pembelajaran daring” ujarnya kepada Radar Bekasi Sabtu, (16/10).

Dia mengaku, saat pandemi tantangan menjadi tantangan bagi sejumlah guru untuk bisa menyampaikan materi pembelajarannya dengan baik. Sebab kebanyakan siswa membutuhkan penjelasan terhadap materi yang disampaikan oleh guru bukan hanya sekedar materi yang disampaikan melalui bahan tulisan saja, sehingga dalam hal ini kegiatan tatap muka melalui aplikasi zoom meeting haruslah rutin dilakukan.

“Mungkin untuk mata pelajaran lain bisa disampaikan melalui beberapa materi tulisan, sehingga tidak banyak mengadakan pertemuan tatap muka melalui zoom meeting. Tetapi beda dengan mata pelajaran matematika kami membutuhkan pertemuan hampir setiap hari untuk menerangkan setiap materi yang kami berikan sehingga siswa tidak merasa kesulitan untuk memahami materi tersebut,” jelasnya.

Dia juga mengaku, komunikasi antara guru khususnya matematika di Kabupaten Bekasi terus dilakukan melalui zoom meeting atau sarana lainnya,“Melalui wadah MGMP ini kami fokus untuk meningkatkan kemampuan guru, jadi apapun kesulitan mereka kita sama-sama saling membantu. Sehingga mereka memiliki motivasi yang sama yaitu dapat terus maju untuk pembelajaran yang mereka ampuh” tuturnya.

Menurutnya,  tidak ada yang berbeda antara MGMP matematika dengan MGMP lainnya, namun MGMP matematika memiliki fokus yang intens pada program peningkatan guru. Salah satunya program yang saat ini sedang diselenggarakan, bukan hanya dapat diikuti oleh guru matematika saja melainkan guru dari mata pelajaran lainnya pun dapat mengikuti program peningkatan guru tersebut.

“Jadi MGMP matematika ini berusaha untuk tidak mau maju sendiri, tetapi dimana program yang kita rancang dapat membantu kemajuan guru lainnya” pungkasnya.

Suka Menulis dan Membaca Sejak Remaja

Membaca buku dan menulis menjadi kegemaran Ahmad Romli sejak masih remaja. Dari kebiasaannya tersebut hingga mengantarkan dia menjadi sosok saat ini.

“Analoginya sedikit berbeda biasanya kan semakin banyak membaca semakin besar pengetahuan, nah kalo saya semakin banyak membaca semakin merasa kurang kemampuan saya dalam wawasan yang luas. Sehingga saya terus dan terus memiliki motivasi untuk membaca dan hingga saat ini membaca dan menulis menjadi sebuah hobi yang tidak pernah terlepaskan,” terangnya.

Sementara untuk menulis sendiri menurutnya adalah sebuah harta warisan yang akan sangat bermakna, yang dapat membuatnya selalu hidup dan dianggap meskipun nanti akan terpisahkan setelah tidak bisa hidup lagi di dunia. Namun ilmu ini tidak akan pernah terlepaskan sebab banyak generasi muda yang dapat mewarisi kemampuannya tersebut.

“Menulis adalah sebuah hal yang sangat banyak memiliki makna tersendiri bagi saya, hobby ini juga yang saya warisi kepada anak-anak saya saat ini. Beberapa tulisan karya ilmiah terkait dengan pendidikan dan juga pembelajaran berhasil saya buat melalui sebuah tulisan, sehingga ketika saya tidak ada warisan tersebut tetap ada dan bisa menjadi ilmu baru bagi generasi muda” ucapnya.

Dirinya juga memiliki motivasi tinggi bagi dunia pendidikan, yaitu apapun ilmu yang disampaikan berharap dapat bermanfaat bagi para peserta didik nya saat ini. Sehingga dapat menciptakan generasi muda yang berkarakter dan juga berakhlakul karimah, sebab menurutnya mencetak generasi muda yang berkarakter dan juga berakhlak mulia bukanlah hal yang cukup mudah untuk saat ini.

“Saya ingin ilmu yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi para peserta didik saya, sehingga bangsa ini dapat maju dengan generasi-generasi muda yang cerdas dan juga berakhlak. Nah ini adalah tugas yang cukup berat bagi seorang guru, saya selalu bilang ke murid saya menulis dan membaca adalah salah satu kunci kesuksesan bagi mereka semua. Jadi hobby ini bukan hanya sekedar hobby tapi banyak hal yang juga bisa ditularkan kepada generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (dew)

– SDN Tunas Jaya Tambun Bekasi 1994

– MTS Ar Raudhah Tambun Bekasi 1997

– SMU Islam Al Mukhlishin Bogor 2000

– (S1) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Program Studi Pendidikan Matematika 2005

– (S2) UHAMKA Jakarta Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan 2010

Related Articles

Back to top button