Piala Thomas ‘Pulang’

RADARBEKASI.ID, DENMARK – AKHIRNYA setelah menanti 19 tahun, Piala Thomas Cup kembali ke Indonesia. Hendra Setiawan dkk sukses membekap Cina 3-0 pada final yang disiarkan langsung TVRI dari  Ceres Arena Denmark, semalam.

 


Kepastian juara ditentukan lewat perjuangan tunggal putra kedua Indonesia Jonatan Christie yang dengan susah payah menghempaskan tunggal kedua China, Li Shi Feng lewat rubber game  21-14, 18-21 dan 21-14.

 


Jonatan tancap gas dan unggul 6-0 di awal pertandingan. Dia terus memimpin sampai Li mengejar menjadi 11-13.Duel menjadi ketat sampai Jojo (panggilan akrab)  memetik enam angka beruntun dalam kedudukan 15-14 untuk mengamankan gim pembuka.

 

Namun situasi berubah. Akurasi tembakan dan kesalahan membuat Jonatan tertinggal hingga 3-11. Meski sempat mengejar 12-15 dan 18-19, Jojo harus merelakan gim kedua. Laga sengit hadir di gim penentu. Kedua pemain bergantian angka dengan keunggulan maksimal tiap pemain atas lawan hanya dua angka.

 

Jojo mendobrak tren itu dengan memimpin 16-13. Juara Asian Games 2018 itu kemudian menabung poin sampai akhirnya memastikan kemenangan Indonesia di Piala Thomas.Sementara dua angka sebelumnya dipersembahkan Anthony Sinisuka Ginting (tunggal pertama) dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda pertama).

 

Bagi Indonesia, hasil ini menyudahi masa paceklik gelar di ajang Thomas Cup yang sudah berlangsung selama 19 tahun.Kali terakhir skuad Merah Putih sukses memenangi Piala Thomas terjadi pada edisi tahun 2002 yang berlangsung di Guangzhou, China.

 

Sejak saat itu, Indonesia seolah menemui jalan buntu dengan lima kali terhenti di semifinal (2004, 2006, 2008, 2014, dan 2018) serta dua kali mentok di final (2010 dan 2016).Tim putra Indonesia bahkan harus pulang tanpa medali pada edisi 2012 karena tersisih di tangan Jepang pada babak perempat final.

 

Pada sisi lain, gelar Thomas Cup 2020 mempertegas predikat Indonesia sebagai tim paling sukses dalam kejuaraan bulu tangkis beregu putra paling bergengsi di dunia.Hingga memasuki edisi ke-31 yang digelar tahun ini, Indonesia tercatat sudah 14 kali berhasil memenangi Piala Thomas.

 

Skuad Merah Putih sedikit menjauh dari kejaran Cina yang jadi tim tersukses kedua dengan raihan 10 gelar juara Thomas Cup.Sementara itu, Thomas Cup edisi ke-32 dijadwalkan berlangsung pada tahun 2022 di Bangkok, Thailand.

 

Bagi Indonesia, hasil ini menyudahi masa paceklik gelar di ajang Thomas Cup yang sudah berlangsung selama 19 tahun.Kali terakhir skuad Merah Putih sukses memenangi Piala Thomas terjadi pada edisi tahun 2002 yang berlangsung di Guangzhou, China.

 

Sejak saat itu, Indonesia seolah menemui jalan buntu dengan lima kali terhenti di semifinal (2004, 2006, 2008, 2014, dan 2018) serta dua kali mentok di final (2010 dan 2016).Tim putra Indonesia bahkan harus pulang tanpa medali pada edisi 2012 karena tersisih di tangan Jepang pada babak perempat final.

 

Pada sisi lain, gelar Thomas Cup 2020 mempertegas predikat Indonesia sebagai tim paling sukses dalam kejuaraan bulu tangkis beregu putra paling bergengsi di dunia.Hingga memasuki edisi ke-31 yang digelar tahun ini, Indonesia tercatat sudah 14 kali berhasil memenangi Piala Thomas.

 

Skuad Merah Putih sedikit menjauh dari kejaran Cina yang jadi tim tersukses kedua dengan raihan 10 gelar juara Thomas Cup. Sementara itu, Thomas Cup edisi ke-32 dijadwalkan berlangsung pada tahun 2022 di Bangkok, Thailand.  (mif/net)