Berita UtamaPendidikan

Beasiswa Hanya untuk Pelajar Sekolah Swasta

ILUSTRASI: Siswa MTs Al Muhajirin saat mengikuti kegiatan belajar di kelas sebelum pandemi. Disdik Kota Bekasi akan menyalurkan program beasiswa bagi pelajar sekolah swasta di Bantargebang. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi akan menyalurkan program beasiswa bagi pelajar sekolah swasta di Bantargebang. Bantuan pendidikan itu akan diberikan bagi 1.500 pelajar di wilayah setempat.

Kepala Seksi Program Bantuan dan Kerjasama Disdik Kota Bekasi Sayadih menjelaskan, program bantuan beasiswa dengan nilai anggaran sebesar Rp210 juta yang disalurkan 2021 ini merupakan lanjutan tahun sebelumnya.

“Programnya kembali dijalankan setelah sempat terhenti waktu itu tahun 2020,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Sabtu (24/10).

Anggaran tersebut merupakan dana bantuan  pendidikan dari Pemerintah DKI Jakarta sebagai kompensasi bau sampah bagi warga Bantargebang. Adapun beasiswa hanya diberikan bagi siswa tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP swasta.

“Bantuan hanya diberikan kepada siswa yang bersekolah di swasta saja, karena swasta yang membutuhkan bantuan dana tambahan,” jelasnya.

Proses pendataan verifikasi dan validasi sudah dilakukan sejak September 2021. Teknisnya, satuan pendidikan mengajukan data siswanya sebagai calon penerima bantuan.

“Sekolah yang mengajukan nama siswanya kepada pihak Disdik, nanti datanya di verifikasi” ucapnya.

Adapun syaratnya berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), keterangan domisili, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan surat pengantar dari sekolah asal.

“Persyaratannya ini dan yang mengajukan sudah kami lakukan verifikasi dan validasi,” terangnya.

Kuota bantuan pendidikan ini tersedia sebanyak 1.500 siswa. Rinciannya TK/PAUD sebanyak 500 siswa, SD sebanyak 800 siswa dan SMP sebanyak 200 siswa.

Dana pendidikan tersebut akan disalurkan per semester kepada setiap penerima. Adapun besaran bantuan masing-masing berbeda. Untuk jenjang PAUD/TK sebesar Rp100 ribu, SD sebesar Rp150 ribu, dan SMP sebesar Rp200 ribu. Saat ini Disdik sedang menunggu proses pencairan dananya. “Sekarang tinggal menunggu proses pencairan, mudah-mudahan sudah rampung di pertengahan November,” pungkasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button