Metropolis

PAD Diklaim Capai 88 Persen

RADARBEKASI.ID, BEKASI TIMUR-Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafied mengungkapkan berdasarkan laporan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Kota Bekasi hingga awal November diklaim mencapai 88 persen.

“Laporan per 4 November,  dari target PAD Rp 2,4 triliun sudah tercapai 80 persen lebih. Dengan sisa waktu dua bulan lagi, saya optimis bisa capai target paling tidak sampai 95 persen,” kata Muin saat ditemui Radar Bekasi di  Ruang Komisi III DPRD Kota Bekasi Jalan Chairil Anwar Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi belum lama ini.

Muin menjelaskan secara keseluruhan penerimaan sektor pajak yang di kelola Pemkot Bekasi dari segi capaian diniali maksimal. Namun dari penerimaan pajak hotel, restoran dan hiburan tidak bisa di pungkiri ada penurunan akibat Pandemi Covid-19.

“Pajak hotel, restoran dan hiburan tidak bisa kita pungkiri ada penurunan PAD nya,” ujarnya.

Sementara untuk Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sampai bulan November dinilai sudah bagus, karena hanya tersisa Rp160 juta dari target PAD Sektor PBB sebesar Rp 579 miliar.

“Kita masih ada waktu dua bulan ini bisa digenjot oleh Bapenda melalui Kelurahan dan Kecamatan. Karena PBB tidak terlalu terdampak secara langsung meskipun perekonomian potensi (melemah).  Tapi kita masih bisa mengharapkan potensi pendapatan dari sektor PBB,” terangnya.

Muin menambahkan, untuk memaksimal PAD Kota Bekasi Komisi III rutin menggelar rapat koordinasi dengan Bapenda dan kepala UPTD Bapenda dan Dishub bagaimana memaksimalkan PAD.

“Kita kan setiap hari atau setiap minggu selalu memdapatkan update penerimaan PAD.  Mudah-mudahan optimisme kami 95 persen PAD bisa tercapai dari setiap sektor PAD yang ada,” tukasnya. (pay)

Related Articles

Back to top button